August 16, 2013

Good Boy

Assalamualaikum Wr. Wb
Usai shalat Jum’at, rencananya saya, Fitri, dan Tina pergi ke mall tempat anak gaul Banjarmasin biasa kongkow. Duta Mall. Dengan satu tujuan dan belum bisa saya utarakan karena masih dalam misi rahasia. Hehe.

Waktu keberangkatan sudah jatuh di pukul 2 siang. Seperti biasa, saya ngantuk. Hujan pula, makin semangatlah mata saya untuk tidur. Pasang headset dan mendengarkan radio. Hobi baru tuh. Biasanya 89.3 fm dan 105.9 fm menjadi andalan saya.

Saya ngecek jam di hp, wiii dah jam 2 aja. Lumayan lama saya headset-ing. Saya lepas headset dan mendengarkan dengan seksama. Nggak ada bunyi hujan. Saya memandangi jendela kamar, lalu membukanya, mengulurkan tangan keluar. Kering. Adem. Hujan reda.

Saya sms Tina dan Fitri. Setelah tetek bengek janjian dan segala macam akhirnya tibalah trio macan ini di DM, pusat anak gaul Banjarmasin. Masuk ke Matahari, galau dan segala macam apalagi liat diskon. Muter-muter Gramedia, Gaudi dan berujung ke Elizabeth.

Entah apa yang merasuki saya waktu itu. Saya nggak pernah masuk kemana pun selain XXI, Matahari, Amazon, Number 61, Gramedia, Pizza Hut, Bread Life, Hypermart, KFC, A&W, Texas, Mr. Pancake. Tumben-tumbenan saya masuk ke Elizabeth.

Duo macan di belakang saya hanya manut. Sedikit lagi masuk ke Elizabeth, saya terdiam karena banyak sekali Ibu-ibu beserta rombongan pawai (anak-anaknya) yang berdiri menghalangi pintu masuk.

Setelah para Ibu menyingkir, ternyata masih ada seorang anak laki-laki tengil yang berdiri dengan gagahnya di depan pintu masuk. Saya menghentikan langkah lagi sambil mengamati si anak.

Umurnya sekitar 7 tahunan, nampaknya salah satu anggota rombongan tadi. Ia memegang hp berkamera. Dan setelah dicermati, kameranya sedang on dan mengarah padanya. Iya. Dia lagi ngambil fotonya sendiri di depan Elizabeth.

Saya melongo. Saya tatapi teman-teman di belakang yang bereaksi sama. Saking terpananya, saya sampai nggak sadar si anak malah balik menatap kami tapi masih melanjutkan acara eksis-dulu-nggak-peduli-dibilang-ndeso-gue-mah-bodo-amat-nya.

Kami melewati si anak setelah terpaku beberapa detik, lalu masuk ke Elizabeth sambil cekikikan.

“Buset dah. Kirain ngapainnnn, eh ternyata pfffttt”, saya buka suara.
“Asli heh. Pede amat yak”, sahut Fitri.
“Hapenya gitu pula. Coba aipon gitu, kan nggak aneh ngeliatnya”, timpal Tina.

Iya. Salut deh sama anak itu. Lah, kita mana berani begitu. Hebat kan dia J Wassalam.

PS: saat besar nanti, dia akan tertawa dan menyesali perbuatannya. Selamat ya, Dek.

Oh iya. Dapat kabar dari twitter, Vira, adik kelas di Smaven ternyata masuk pasukan 8. Alhamdulillah, turut bangga karena Vira berhasil membawa nama harum SMAN 7 Banjarmasin sebagai perwakilan dari Kalimantan Selatan. Lengkapnya bisa dilihat di sini.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...