February 19, 2013

Perusak Mood 2

Assalamualaikum Wr. Wb.
KFC memanggil-manggil nama kami. Saya, Dini, dan Ayu sebelum KIR memutuskan untuk makan di KFC terdekat. Alhamdulillah, jalan nggak macet karena fly over. Saat tiba di pintu masuk, pandangan mata saya menyapu seluruh sudut KFC dan tiba di sudut kanan, diam, melihat seseorang beretnis Cina dan entah kenapa rasanya familiar….

Setelah pesanan datang, kami mulai menikmatinya sambil berbincang-bincang. Tiba-tiba saya ingat si Cina tadi. Dia adalah Cina autis psikopat yang saya temui sewaktu les di Primagama dulu, cerita lengkapnya di Perusak Mood. Saya langsung memberitahu Ayu dan Dini mengenai si Cina tadi. Iya… Sekarang saya ingat. Pantas wajahnya familiar. Errr nggak, saya nggak mau nyebut dia famili-familian.

Di tengah-tengah makan, saya baru sadar kalau si Cina tadi duduk tepat di belakang saya. Huft. Dini langsung ngasih kode ke saya. Sementara saya sibuk ber-hah-hah ria karena nggak ngerti maksud si Dini.

Dia menatap punggungmu lo, Pur. Tepat dibelakangmu. Gerak bibir Dini.

Keparnoan saya selama les di Primagama ternyata masih belum hilang. Saya langsung sigap menarik kursi beserta piring dan segala perlengkapan lain, beringsut ke samping Ayu. Saya harus menjaga jarak sejauh mungkin dari makhluk ganas penyuka-perempuan-berambut-panjang ini.

Jadi sketsa kasarnya kira-kira begini.
Before
After

Sambil makan, sesekali saya melirik ke meja tempat si Cina berada. Buset ya, teman-temannya itu nggak takut apa?  Ada sekitar 3 atau 4 cewek (saya lupa) yang berambut panjang. Hiiiiii.

Dan, menurut Dini, saat si Cina selesai makan, dia masih ngeliatin saya. Saya menggeser kursi lagi, yang langsung ditertawakan oleh Dini dan Ayu. Temanmu ini hampir mati ketakutan loh, Din, Yu. Kalian hanya tidak tahu seberapa psikopatnya dia.

kira-kira beginilah ekspresi horor panda :3
Kalimat “don’t judge a book by it’s cover” nggak berlaku buat si Cina ini. Lha wong psikopatnya udah keliatan dari luar gini kok hiiiiiiiii. Dan kemudian…. saya lupa bagaimana kelanjutannya -__-

Kayaknya waktu saya pulang, komplotan Cina itu masih duduk anteng di kursinya. Dan ternyata… jalan macet hiks.

Beruntunglah Fitri yang saat itu nggak ikut. Coba saya aja yang nggak ikut ya :’’’) Saya nggak mau ketemu Cina psikopat lagi.  Huft huft hufffftttt #remajalabil. Wassalam.

Pengen kasih liat viewersnya kece lagi nih haha (>̯͡⌣<̯͡)


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...