January 30, 2013

Ambil Hikmahnya


Assalamualaikum Wr. Wb.
Di tengah keadaan gelapnya kamar (makanya maklum kalau banyak typo) , sunyinya hape, buncahnya gemuruh badai—suara kipas angin maksudnya, saya mengenang kejadian tadi pagi. Entah kenapa, dari kemarin selalu ada halangan menuju sekolah.

Kemarin itu, sudah separo jalan ke sekolah, eh kehujanan. Berhenti sebentar di depan masjid, kemudian lanjut jalan dan ternyata hujan semakin ganas saja, akhirnya berteduh lagi di depan Stadion Lambung Mangkurat. Guess what, kita terjebak disana hampir setengah jam dan sudah positif terlambat. Huhue. Seru sekali, saya nggak pernah kehujanan sampai neduh begitu sebelum masuk sekolah dan semoga jangan ada lagi kejadian seperti itu.

Dan hari ini….. Ugh.
Pagi berjalan seperti biasa, saya mengendarai beat hitam yang sudah kotor ternoda becek menuju rumah Fitri. Lama disana, Dini belum muncul-muncul juga.
“Mana Dini ya Fit?”, saya melihat spion, berharap Dini muncul.
“Tauuuu”, Fitri seperti biasa, angkat bahu.
“Sms gih”, saya mulai mencium sesuatu yang tak enak. Sementara jam sudah menunjukkan titik gawat, titik puncak bel berbunyi.

Tiba-tiba ada telpon masuk di hp Fitri. Alis saya langsung berlipat-lipat, dari percakapannya saya bisa menduga yang menelpon adalah Dini.

Fitri menjawab telpon, “Halo? Di rumah, kenapa? Haaah? Oke oke kami kesana”, dan dengan panik Fitri menjelaskan ke saya bahwa Dini nan unyu celalu ditunggu itu kehabisan bensin di depan Minimarket Bunga, tak jauh dari rumah Fitri. Saya dan Fitri bergegas ke TKP dan langsung menemukan wajah galau Dini, tanpa sempat cipika-cipiki, kami langsung menuju penjual bensin terdekat, membawa botol bensin beserta corongnya.

Setelah urusan bensin selesai dan beat merah Dini sudah terisi, saya dan Fitri langsung mendahului Dini karena harus mengantarkan botol dan corong milik Paman yang kayaknya nggak ikhlas sama sekali botolnya saya bawa. Dih, siapa juga yang mau mencuri botol macam itu hufft -____-

Saya dan Fitri terus melaju. Sempat melihat ke belakang dan tidak menemukan Dini dimanapun. Saya berbisik cemas ke Fitri, “Jangan-jangan motornya nggak mau nyala Fit?”
Dan entahlah saya lupa apa yang dikatakan Fitri waktu itu, yang jelas motor kami terus melaju membelah jalan menuju Smaven. Gerbang belakang masih menganga, saya dan Fitri bernafas lega.

Deby tiba-tiba datang dan parkir tak jauh dari kami, setelah saling menyapa, Deby berucap, “Tadi aku liat Dini didepan bunga, kenapa dia, Pur?”

Saya dengan santainya menjawab, “ooh tadi kehabisan bensin Deb”. Yang dibalas Deby dengan anggukan, setelah itu berpamitan. Barulah saya sadar bahwa ada sesuatu yang terjadi pada motor Dini. Ditambah lagi dengan fakta bahwa sampai sekarang, Dini belum datang.

Saya menyambar hape, semakin kalap saat tahu gerbang belakang sudah ditutup. Berjalan pasrah ke ruang Jepang masih sambil menaruh hape ditelinga. Mencoba peruntungan, siapa tahu panggilan saya diangkat. Entah dipercobaan yang ke berapa, saat saya tepat berada di depan ruang Jepang, Dini akhirnya mengangkat telpon dan langsung curhat tentang motornya yang ternyata setelah diisi bensin tidak mau menyala hingga menyebabkan dia telat dan terancam dihukum.

Perasaan saya? Galau. Betapa bodohnya kami begitu cepat meninggalkan Dini tanpa memastikan apakah motornya baik-baik saja, terlalu gegabah. Bukankah akan lebih menyenangkan dihukum bertiga daripada harus menderita sendiri :’)

Setelah insiden pagi berlalu, saya kembali berpositif thingking. Dan ternyata, semesta tidak mendukung. Entah karena kualat dengan Bapa tiiiiiit (karena selama beliau mengajar, kerjaan saya cuma membajak twitter Dini, scroll down-up-down timeline) atau karena saya yang terlalu aktif……

Moving dari kelas Sejarah ke ruang Seni melewati tangga baru, dan entah kenapa saya tiba-tiba kehilangan keseimbangan, mungkin melewati satu anak tangga. Yang terakhir saya lihat adalah bayangan tas jinjing oren saya melayang dan ternyata saya juga melayang -___- Saya jatuh dengan posisi sungguh tidak menguntungkan, dengan kaki kanan yang terkilir nampaknya.

Sakit? Ya jelas toh. Lha wong namanya juga jatoh. Tapi malunya itu yang sungguh ya… errrr… rasanya mau pindah sekolah aja deh. Ya lumayan deh cuma orang-orang satu kelas yang belum moving yang menjadi saksi, tapi ternyata ada segelintir adik kelas juga hafufufufufu.

Malu mengalahkan segala rasa sakit. Sempat diolok-olok dan ditertawakan teman-teman cowok. Yang saya sambut dengan tertawa juga. Saya benar-benar menyadari kebodohan saya menuruni tangga :’)

Seceroboh-cerobohnya Ayu, tetap saja saya yang jarang jatuh ini yang memiliki aib yang memalukan. That’s life man…..
Wassalam.

NB : Kisah yang sama dengan sudut pandang berbeda bisa ditemukan di RUNAWAY GIRL

January 25, 2013

Sparkling Flowers


Assalamualaikum Wr. Wb.
Posting dengan keadaan terdesak, ditengah-tengah belajar untuk ulangan Biologi besok. Hell yeaaaah, baru masuk Semester II sudah dihadapkan dengan ulangan saja. Akhir-akhir ini baru sadar, saya sering sekali posting di malam-malam sebelum ulangan. Bukan apa-apa sih, memacu adrenalin.

Kemarin, libur Nasional. Meluncur ke rumah Fitri dan membuat flower crown. Sebenarnya sudah lama naksir ini, tapi setelah nyari-nyari di online shop harganya nggak berprikedompetan sama sekali, akhirnya search-ing cara membuatnya dan ternyata mudah sekaliiiiii. Kebetulan tugas seni juga melibatkan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat flower crown, jadi masalah bahan sudah tak ada kendala.

Tutorialnya bisa ditemukan di DIY : Flower Crown . Makasih banyak ya Mbaaak J Numpang share link-nya ini.

Sayang beribu lima ratus sayang, Ayu tak bisa ikut karena sedang berada nun jauh dimata, di pelosok dunia.

Setelah lama berkutat dengan kawat dan bunga imitasi Mama yang saya comoti diam-diam, dan setelah kenyang makan sate yang penuh perjuangan, akhirnya jadilah si flower crown. Nangis di atas piring sate.


Kadang, dengan niat dan usaha, semua yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kadang, kondisi dompet yang kritis memaksa kita untuk kreatif. Hahaha.

Bisa ditemukan juga di  RUNAWAY GIRL

Wassalam.

January 23, 2013

Q Time


Assalamualaikum Wr. Wb.
Q diatas bukan aQuw, aQyu, atau Qamoh. Tapi Quality time. Sudah gaul belum sih saya?


Akhir-akhir ini jadi lebih sering ngumpul lagi bersama mereka, personil lengkap. Alhamdulillah J So, how about you and your best friends?
Wassalam.

January 22, 2013

Doodle Art


Assalamualaikum Wr. Wb.
Saya adalah tipe orang yang cepat sekali bersemangat terhadap sesuatu yang memang saya suka, tapi saat hal itu mulai membosankan, maka jangan harap saya akan menyentuhnya lagi. Bad habbit ya -_- Sekarang sedang antusias dengan seni menggambar yang melintir-melintir bertumpuk banyak macam gambar dibawah, yang disebut dengan Doodle Art.



APA ITU DOODLE ART?
Doodle jika diartikan secara harfiah ke bahasa indonesia berarti "mencoret". Mencoret merupakan hal paling gampang dan mudah di lakukan, dengan media untuk menulis, seperti kertas, pulpen dan pencil, kita dapat menghasilkan sebuah coretan. Kegiatan "mencoret" seperti ini juga sering disebut dengan doodling.

Doodle Art sendiri adalah suatu gaya menggambar dengan cara mencoret, terlihat abstract, ada yang tidak bermakna juga ada yang bermakna, terkadang karya yang dihasilkan tidak memiliki bentuk yang benar namun terlihat unik dan menarik.

Sebuah karya doodle biasanya melukiskan perasaan si pembuatnya, bisa terlihat dari goresan-goresan yang dihasilkan, kadang keluar tanpa disadari oleh pikiran kita. Doodle art kadang mampu menenangkan hati si pembuatnya. Semakin di buat dengan sepenuh jiwa dan perasaan, karya yang dihasilkan semakin menarik, unik dan bermakna dalam, dan itu membuat karya doodle tidak sekedar jadi hobi corat-coret, tapi juga mempunyai kedalaman makna dan gaya.


Saat pelajaran Fisika, duduk paling depan tidak menyurutkan niat saya untuk tetap ngantuk. Saya dan Dini itu sehati, akhirnya mencoret-coret kertas binder yang seharusnya diisi penuh dengan rumus-rumus Fisika.

Dan jadilah sudah doodle amatiran. Nah, dari sinilah saya mulai bersemangat. Mulai googling kesana-kemari mengenai segala hal tentang seni ini. Berkali-kali new tab, berkali-kali download, berkali-kali juga tercengang. Luar biasoooooh. Mereka yang membuat doodling itu pastilah swuabaaaar sekali. Detil sampai ke titik terkecil.

Dengan sifat saya yang antusias didepan, bosan dibelakang ini, tiba-tiba saya pengeeeeen sekali seperti mereka-mereka itu. Liat ya satu minggu ke depan, apakah saya masih tergila-gila dengan doodle-doodle-an ini.

Saya menemukan ini Sketchy Stories dan rasanya mau nangis…..
Ini………. Ini terlalu keren… terlalu berbakat….terlalu hebat….. ini terlalu semuanyaaaaaaaaargh. Cuma bisa diam melongo didepan laptop dan berusah menahan diri untuk tidak mencakar-cakar layar.


Masih penasaran dengan doodle art? Search di google banyak sekali yang akan Anda melongo. Sungguh ya, dari coretan asal saja bisa menghasilkan sesuatu yang indah dan bahkan bisa dijadikan sebagai lahan bisnis *otak bisnis*.

Manfaat doodling : Mengasah kreatifitas, atau bahkan bakat terpendam. Merilekskan diri dari kebosanan, kegalauan, dan lain-lain. Memberikan kepuasan tersendiri.

NB : Jangan men-doodling saat jam pelajaran, apalagi jika Anda duduk di depan, resikonya besar. Hanya dilakukan oleh orang profesional *angkat kerah*.

Sebenarnya di penghujung postingan ini, saya ingin mengetik #KeepDoodling. Tapi baru sadar kalau saya sendiri baru bikin satu doodle dan itu sungguh amatiran, hmffft. Sudahlah saya akan terus berusaha (selama nggak bosan). Wassalam.



January 19, 2013

Beautiful In White

Not sure if you know this
But when we first met
I got so nervous
 
I couldn't speak
In that very moment I found the one and
My life had found it's missing piece

So as long as I live I love you
will heaven hold you
You look so beautiful in white
And from now to my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight

What we have is timeless
My love is endless
And with this scream I say to the world
You're my every reason
You're all that I believe in
with all my heart I mean every word

So as long as I live I love you
will heaven hold you
You look so beautiful in white
And from now to my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight


Oooooh oh
You look so beautiful in white
Na na na na na
So beautiful in white
Tonight

And if our daughter's what our future holds
I hope she has you're eyes
Finds love like you and I did
Yeah, I wish she falls in love
and I will let her go
I'll walk her down the aisle
She'll look so beautiful in white
You look so beautiful in white

So as long as I live I love you
will heaven hold you
You look so beautiful in white
And from now to my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
You look so beautiful in white tonight

January 17, 2013

Akibat Tebar Kode

Assalamualaikum Wr. Wb.
Saya masih gencar menebar kode loh pemirsa. Apalagi saat jam pelajaran Penjaskes kemarin, huwohooo jaya mengkode, MERDEKA!!

Di postingan Tebar Kode ini, saya sudah menjelaskan maksud dan tujuan saya dalam mengkode. Dan apa yang saya dapatkan? Hmfft bukan panda kok, tapi predikat Queen Of Code. Saya dipaksa hengkang dari jabatan yang saya sandang sebelumnya; Move On Ambassador.

Selain itu, saya juga dapat hadiah banyak sekali hastag yang masuk ataupun luput dari mention saya. #PuriKode. Bukan berasa artis, saya malah berasa hina -_-


Nggak hanya di twitter, teman-teman juga menggunakan hastag tersebut dimanapun kapanpun. Salah satunya adalah saat mereka ngomong.

“Siapa yang piket hari ini? Hestek Puri kode”

“Nyapu yang bersih yaaaa. Hestek Puri kode”

“Aduh laper. Hestek Puri kode”

“Aduh pantatku kececer. Hestek Puri kode”

"Soalnya susah banget sih. HESTEK PURI KODE". Semuanya aja dihestek-in mbak, mas :')

Yaaa, itu sangat mengganggu oh teman. Tapi tak apa, saya akan tetap gigih mengkode. Sampai panda unyu datang kerumah saya. HIDUP KODEEEEE!!!!!!!

PS : Kalian itu sebenarnya ngerti kan dengan kode yang saya berikan? Pura-pura nggak ngerti doang kan?
PS lagi : Usahakan jangan mengkode balik, kecuali panda sudah ada di depan muka saya #PuriKode.
Wassalam.

January 15, 2013

Tebar Kode


Assalamualaikum Wr. Wb.
Pada semester I lalu, saya diberi tugas membuat video report text dari Ma’am Radi. Entah karena apa, kelompok saya membahas tentang panda. Parahnya, virus panda menyebar ke seluruh otak saya yang selalu bilang “Panda itu hewan paling unyu di dunia. Okesip”.


Di dunia ini ada dua panda yang sama sekali nggak unyu ; kungfu panda dan boneka pandanya Ayu.

Suatu malam di tanggal 12 Januari, sms Ayu masuk
cek twit dong babe

Saya yang penasaran langsung grepe-grepe hape mama dan sign in twitter, dan ini yang saya temukan

nggak unyu kan? nggak unyu aja deh ya~

Diam. Nggak unyu. Nggak lolos sensor sebagai panda sejati. Tapi tetap saja saya ngamuk via sms dengan Ayu -__-

Sebenarnya saya mengetik postingan ini dengan penuh sakit dan pilu di hati. Mengingat panda membuat saya sakit hati, saya tak bisa memilikinya. Oh meeeeen. Ingat duit dan ingat ulang tahun. Duit di dompet saya nggak beranak dan ulang tahun saya masih 8 bulan lagi. Hmffft.

Akhirnya yang bisa saya lakukan ditenggang waktu 8 bulan ini adalah…………………………. menebar kode pada sesama. Iya. Berharap ada yang benar-benar ikhlas dan mengerti dengan kode ini. Segala cara saya kerahkan, termasuk melalui postingan ini huahahaha. Saya menerima dengan ikhlas boneka, gantungan kunci, baju, sandal, topi, tas atau apapunlah yang berbau panda. Yang hidup juga boleh deh. Foto nggak termasuk lo ya #gencarkode.

GENCAR KODEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE! SEMANGAT SEMANGAT! Hfffftttt. Wassalam.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...