December 17, 2012

Happily Ever After


Assalamualaikum Wr. Wb.

Tadi sore NGGAK SENGAJA kebaca twit Tina yang sungguh menggores-gores hati. Kau mengubah hidup saya Tin, sungguh…..


Sebenarnya semua yang NGGAK SENGAJA baca twit itu, juga sakit hati kok. Makhluk Smaven mana yang nggak galau saat dihadapkan dengan kenyataan bahwa KTI-nya belum tergarap sedikit pun?

Apa itu KTI? Saya nggak kenal, hafufufu. Oke, KTI adalah Karya Tulis Ilmiah. Tugas akhir yang sekaligus sebagai syarat untuk mengambil ijazah kelulusan nanti. Semua siswa-siswi yang menjejaki kelas XI akan mulai diwanti-wanti untuk mengerjakan KTI ini. Bahkan, jika memungkinkan, bisa dikumpulkan sebelum kenaikan kelas XII.

Nah itu dia, entah kenapa bayangan KTI saya (dan Dini) akan selesai itu gelaaaap sekali, nggak bisa diterawang.

Tapi setelah membaca twit diatas, saya langsung membuka playlist dan memutar ‘Do It Like A Dude’-nya Jessie J. Biar termotivasi dan bersemangat. Saya, yang biasanya nyalain laptop cuma bolak-balik di google chrome, sekarang memberanikan diri membuka Documents.

Masih dengan semangat berkobar-kobar yang sama, saya membuka dokumen yang entah kenapa saya beri judul KTI Kulit Pisang. Wajah saya langsung berseri-seri, terharu melihat Bab 1 yang sudah saya dan Dini kerjakan 10000000000 tahun yang lalu.


Saya, dengan pedenya menuju lembar akhir dokumen, langsung mengetikan BAB II KAJIAN PUSTAKA. Kemudian membuka-buka dokumen lain yang menjadi referensi. Lalu, mendadak, suatu perasaan yang tak asing, menelusup ke dalam diri saya, mempengaruhi Do It Like A Dude-nya Jessie J. Entah kenapa, saya merasa tidak mood atau dalam bahasa gaulnya ‘malas’. Akhirnya, saya hanya mengetikan 4 kata diatas dan men-save dokumen.

happy ending
Arrrgggggh, kadang kesal juga dengan sifat yang satu ini. Susah sekali dibuangnya. Kalau begini terus kapan KTI yang indah nan menawan ini akan terselesaikan. Kapan saya bisa menikmati mengetikan ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada blablabla. Syuuuuu, gelap men.

“Iya, memang bikin KTI itu buat saya gak semudah bikin postingan di blog. Dalam menyusun KTI, kita perlu 75% teori dan 25% teori pendukung teori sebelumnya. Sedangkan dalam menulis postingan di blog, kita hanya memerlukan 50% imajinasi, 25% inspirasi, 20% logika, dan 5% camilan jenis apa aja.”-Purilicious.

Semoga saja, semoga keajaiban tiba dan KTI saya sudah ada dihadapan Bu Sifa. Amin.
Wassalam.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...