December 31, 2012

Eno's Friend Forever

Assalamualaikum Wr. Wb.
31 Desember 2012
Selamat ulang tahun Hanisa Dwi Setyarini (Eno)-Sweet 17th. Semoga sisa umurnya diberkahi, menjadi pribadi yang lebih baik, meningkat dalam segala aspek terutama dalam ibadah. Amin.





December 27, 2012

Mengatasi Bad Mood


Assalamualaikum Wr. Wb.
Mengawali hari dengan good mood adalah salah satu cara agar Anda dapat menjalani hari secara maksimal. Sementara untuk membentuk good mood, diperlukan beberapa hal. Termasuk menjauhkan musuh dari good mood, yaitu bad mood.

 

Saya adalah tipe orang yang mudah sekali berubah mood. Banyak sekali penyebab bad mood, seperti salah satunya adalah mendapat balasan sms “K”, “Yeah”, “Y”, “Tidak”, “Oh”. Hakhakhakhak fckthspeopleyeah! Atau ketika pekerjaan menumpuk dan sedang dikejar deadline.

Bad mood sangat mengganggu aktivitas. Rasanya mau apa-apa malas. Bahkan kalau dipaksakan malah menimbulkan emosi. Kadang, orang yang tak tahu apa-apa menjadi pelampiasan saat bad mood. Ada beberapa cara untuk mengatasi bad mood yang mengganggu.

1. Sadari bahwa anda sedang mengalami badmood 
Kunci utamanya adalah menyadari bahwa kamu sedang dilanda gejolak emosi. Bila kamu tahu kamu sedang marah, setidaknya kamu bisa menolong diri sendiri untuk meredakan kemarahan. Bad Mood biasanya tidak gampang dijabarkan dengan jelas, tetapi begitu kamu mengalami suasana hati yang runyam, segera sadari keadaan itu. Sadari juga efek dari  bad mood yang mengganggu aktivitas.
 
2.Tenangkan diri anda
Setelah kamu sadar bahwa kamu sedang kebakaran dalam api bad mood. Sekarang, tenangkan dirimu. Tarik nafas dalam-dalam berulang kali sampai ketegangan dalam diri kamu reda. Lakukan relaksasi sederhana, misal, bernafas secara teratur sambil memejamkan mata. Atau berdoa agar diberi kesabaran.

3. Selesaikan persoalan anda sesegera mungkin
Bad mood biasanya disebabkan oleh adanya persoalan. Maka menyelesaikan persoalan adalah pemecahan yang jitu. Jika kamu bertengkar, segera selesaikan, berdamailah dan saling maaf-memaafkan. Bila kamu berbeda pendapat dengan teman atau pasangan, lakukan diskusi dengan kepala dingin.  Jangan biarkan persoalan terus menggantung, itu memperpanjang penderitaan bad mood.

4. Bergerak, bergerak, dan bergeraklah

Jangan berdiam diri. Bergeraklah. Lakukan olahraga ringan. Buat diri kamu berkeringat dan lelah. Bila kamu diam saja, maka "ulat-ulat" emosi akan terus menggerogoti pikiranmu dan membuat kamu terbayang-bayang hal yang tidak-tidak. Bergerak, bergerak, dan bergeraklah.

5. Segarkan diri anda

Intinya sama dengan bergerak, lakukan sesuatu agar diri anda segar. Minum air putih banyak-banyak. Cuci muka dengan air segar. Makan dan minumlah sesuatu yang alami dan segar, seperti jus jeruk. Tetapi jauhi alkohol. Ia takkan banyak membantu, malah memperburuk saja. Jauhi gula, cokelat, makanan yang mengenyangkan, softdrink, dan sebagainya. Ini justru membuat anda kenyang, malas dan mengantuk. Kondisi demikian, alih-alih menjernihkan pikiran anda, malah memperbesar bad mood kamu saja.

6. Jauhi amarah, pikiran dan emosi negatif lain.

Marah dan emosi-emosi negatif itu menghabiskan energi. Bila kamu merasa bad mood sedang menyerang, kuatkan hati untuk tidak marah. Bersabarlah. Coba pandang wajah bad mood kamu di cermin. Tak menyenangkan bukan?

7. Bergembiralah dengan teman-teman anda.

Sebaliknya, dekati teman-teman kamu yang bisa memberikan kegembiraan. Temukan "refreshing" di sana. Tertawa dan tersenyumlah bersama mereka. Cegah bad mood dengan membina hubungan yang baik dan sehat dengan teman-temanmu. Hidup ini lebih mudah dilalui bersama mereka yang ceria ketimbang yang murung. Jangan tenggelam dalam kesedihan.

8. Berusahalah untuk lebih menikmati hidup ini.

Ya, semua "kecelakaan" atau kekacauan itu adalah bagian dari hidup. Terimalah itu apa adanya. Jangan berburuk sangka pada hidup ini. Pasti ada pelajaran di balik semua kesulitan. Nikmati saja.

9. Dengarkan lagu favorit.

Mendengarkan lagu favorit berirama cepat merupakan cara cukup efektif membangkitkan energi anda. Hal itu karena stimulasi melalui sistem pendengaran sangat berpengaruh pada mood seseorang. Jangan salah kaprah dengan mendengarkan lagu-lagu mellow. Yang ada kamu makin terpuruk dengan keadaan ini

Dikutip dari blog ini dengan perubahan seperlunya.
Wassalam


December 24, 2012

Cetar Membahana

Assalamualaikum  Wr. Wb.
Satu bulan terakhir saya jarang bertemu dengan Ka Arif, karena dia sekarang berdomisili di Kotabaru bersama dengan orang tuanya. Dulu, waktu jaman kuliahan, dia masih sering ke rumah, terutama akhir bulan. Maklum ya mahasiswa.

Hari Jum’at kemarin, Mama, Andri serta Tante dan Om—orang tua Ka Arif—pergi ke Amuntai. Tinggallah saya dan Ka Arif di rumah, di tengah hujan deras dengan skejul batal nonton, bobo saja dirumah.

Alhamdulillah akhirnya, karena sudah lama merencanakan nonton, Sabtu kemarin rencana itu terlaksana. Awalnya sehabis saya pulang sekolah, Ka Arif langsung jemput dan kita langsung ke Duta Mall, beli tiket dulu karena takut kehabisan. Weekend man, pasti banyak yang punya niat nonton kan.

Tapi karena takut dicegat satpam karena ke Mall menggunakan seragam sekolah, jadilah kami memutuskan untuk pulang dulu ke rumah. Di rumah, setelah ganti baju dan makan, saya mengecek jadwal di @StudioXXIBJM


Plan A dan plan B sudah kami persiapkan. Mmm, Ka Arif yang mempersiapkan maksudnya, karena kebanyakan kerjaan saya cuma mengangguk-angguk setuju.

Sesampainya di Studio XXI, kami langsung sumringah. Bayangan tentang antrian yang ruawr biasa panjang, ternyata tak terbukti. Kami langsung maju ke hadapan si mbak-mbak.

Karena film pertama yang kami tonton mulai jam 14.40, yang artinya sekitar satu setengah jam lagi, maka bingunglah kami akan menuju kemana. Hampir semua outlet kami masuki dengan niat hanya melihat-lihat. Tapi saat di Matahari, Ka Arif langsung mupeng liat celana dan sepatu -____-
Setelah naik-turun-turun-naik-naik-turun dan seterusnya, 15 menit terakhir kami memutuskan untuk duduk di Studio XXI lantai 2. Akhirnya, setelah penantian yang awrrrr, kami masuk ke dalam dan duduk dengan nyaman.

( >̯͡ .̮ <̯͡ )

Overall, 5cm was very good movie! Banyak sekali adegan lucu yang bikin satu studio ngakak. Ka Arif jangan ditanyaaaaa, itu ngakak sengakak-ngakaknya.

Komentar Ka Arif : Ceritanya gitu doang ya, sederhana. Tapi persahabatannya kuat banget. Pemandangannya juga, Indonesia ternyata punya pemandangan seindah itu ya? (Sepanjang film yang menampilkan pemadangan alam Indonesia, kami tak pernah absen mengatakan “wuuuiiiiii kereeeeen”). Tapi endingnya itu lo, bikin geregetan. Sumpah, Riani itu nggak cocok sama si anu. Lebih cocokan sama si itu.

Hufft, saya setuju sekali sama yang terakhir. Saya rasa endingnya nggak pas. Nggak pas sama keinginan saya maksudnya. Kami sebegai penonton merasa terPHP. Di awal cerita, kami sudah diarahkan untuk percaya bahwa si Riani ini suka sama si ini, dan si Zafran itu suka sama si itu, juga Genta yang suka sama si anu, ehhhhh nggak taunya. Pait mas, paiiiiitt.
Ah sudahlah.

Kami keluar dengan keadaan lapar. Tapi herannya malah turun ke Matahari, Ka Arif meyakinkan diri untuk membeli si celana yang tadi diincarnya. Sementara Ka Arif masuk ke ruang ganti, saya melihat-lihat tas kulit seharga 2juta. Setelah puas cengengesan, saya beringsut menjauh dari tas itu.

Karena di awal tadi sudah saya ceritakan bahwa kami lapar, beloklah kami ke Solaria. Ka Arif memesan Chicken Cordon Bleu with salad and French fries dan es lemonade, saya ketawa ngakak.

“Yakin nih cuma French fries? Nggak mau sama nasi? Katanya lapaaar”, saya ketawa setan.

“Eh bentar deh, mikir dulu”

Saya makin ketawa ngakak.

“Harganya sama sih ya. Hmmm, French fries aja deh”

“Sekali lagi ya, yakin nih?”, saya menaikkan alis tinggi-tinggi. Disambut Ka Arif dengan anggukan mantap.

Sementara saya memesan Chicken Steak Cheesy with salad and rice dan (seperti biasa) es lemon tea.
Selesai makan, saya menunggu Ka Arif shalat Ashar di mushola lantai dasar, karena kebetulan saya sedang berhalangan. Kemudian naik lagi ke Studio XXI, bersiap untuk film kedua yang akan kami tonton.

Ka Arif yang sudah lama nggak nonton, tampaknya kalap dan mengajak saya untuk nonton dua film sekaligus. Cetar membahana. Di film kedua ini, kondisi badan kami sama-sama sudah menurun. Bahasa gaulnya dari ngantuk. Untung saja The Hobbit An Unexpected Journey sangat seru. Dilengkapi dengan efek 3D. Tingkah para kurcaci yang lucu mewarnai film ini.

Sekitar jam 21. 15 film selesai. Keluar dari Duta Mall setelah membayar tambahan parkiran sebesar 12ribu. Ka Arif tancap gas ke daerah Kayu Tangi dengan tujuan ngambil duit di ATM BNI Unlam. Miapah. Berasa jadi anak gaul jauh-jauh kesana cuma buat ngambil duit :’)

Dari Kayu Tangi, tancap gas lagi ke rumah teman Ka Arif, katanya ada keperluan. Setelah pamit, langsung cus ke rumah. Ketahuilah, sepanjang perjalanan kerjaan saya hanya membayangkan kasur di kamar yang saat ini pasti dingin sekali. Sempurna untuk ditiduri.

Setelah ganti baju, cuci kaki-tangan-muka dan sebagainya, saya langsung mendarat di kasur. Dengan keadaan ngantuk sekali, baru sebentar nempel di bantal, saya langsung tidur. Tak tau bagaimana nasib Ka Arif di bawah.
Wassalam.


December 19, 2012

Girl In The Window


Staring from my room I see them
Holding hands wish I could be them
Lovers doing what we use to do
(But I'm stuck here alone)
That's the way it's been here lately
You're too busy now to save me
Feels like you forget I'm waiting for you

Sometimes I wish I could just let go
But I love you
(I love you)
And I believe that one day you will come around
But can you tell me

How do I always end up being the girl at the window
(Window, window)
I tell myself I'm not gonna wait for you whenever you go
(You go, you go)
You give me your word and I always take it
You say you'll be home but you never make it
So why do I...
Always end up that girl at the window (the window)
The girl at the window

I know you're working that's why you're leaving
I will never argue your reasons
If this means that you believe in them
Oh time goes on and we're growing apart
Broken promises break my heart
Please don't give me a reason to say goodbye
Sometimes I wish I could just let go
But I love you (I love you)
And I believe that one day you will come around
But can you tell me

How do I always end up being the girl at the window
(Window, window)
I tell myself I'm not gonna wait for you whenever you go
(You go, you go)
You give me your word and I always take it
You say you'll be home but you never make it
So why do I...
Always end up that girl at the window (the window)
The girl at the window

How can I be what you're saying
When you keep turning all the pages
Am I suppose to believe your words are true
Don't take advantage of me cause you know I won't leave you
I make sure you know I always wanna see you
Whoa won't you do it for me too

Oh how do I always end up being the girl at the window
(Window, window)
I tell myself I'm not gonna wait for you whenever you go
(You go, you go)
You give me your word and I always take it
You say you'll be home but you never make it
So why do I...
Always end up that girl at the window (the window)
The girl at the window

December 17, 2012

Mashed Potatoes



Assalamualaikum Wr. Wb.
Apa kabar Anda ditengah hari hujan ini? Sesungguhnya,  turunnya hujan itu sebanding dengan turunnya air mata di pipi para mblo. Saya nggak termasuk lo ya.

Daripada hujan-hujan menggalau, mending berbuat sesuatu yang untuk sebagian orang jarang sekali dilakukan ; memasak. Kemarin, saya melihat banyak sekali stok kentang di kulkas. Mama langsung memutuskan untuk merebus kentang-kentang itu setelah dipotong terlebih dahulu. Katanya mau dibikin perkedel kentang.

Entah kenapa, saya sama sekali nggak tergiur membayangkan si perkedel. Yang meliuk-liuk di otak saya malah tulisan ‘mashed potatoes’. Akhirnya, browsing resep si mas-mas ini, dan menemukannya di Simple Dishes but Delicious

Scroll ke bawah dan saya melongo. Ebuset begini doang nih resepnya? Kemudian langsung terdiam, sombong amat saya -____-

Berdasarkan resep yang saya temukan, cara membuatnya sangat mudah, saya langsung ngasih tahu Mama. Numpang share resep sama pict-nya ya Mbak J

Bahan
½ kg kentang
1 gelas susu full cream (Mama menggunakan Ultra Milk plain)
Daun bawang, iris
Garam secukupnya
Mentega secukupnya

Cara membuat
Kentang dikupas dan dipotong-potong, rebus 25 menit
Tandanya kentang sudah matang dan sudah bisa untuk dihaluskan, begini
Jika kentang kita tusuk dengan garpu, dia akan hancur dan belah dengan sendirinya


Setelah itu, kentang bisa dihaluskan dengan memakai garpu
Lalu kentang kembali dipanaskan, dan ditambah segelas susu, seperti ini


Waktu susu dan kentang tercampur, jangan takut terlalu encer, karena kita harus panaskan sampai mendidih, aduk terus hingga kental.

Here we go, jadi deh mashed potatonya.Tinggal tambahin daun bawang dan mentega, diaduk lagi.


Diamkan kurang lebih 20 menit, susunya akan menyatu dengan kentang, dan akan jadi mashed potato yang creamy, tidak terlalu gumpal dan tidak terlalu halus


Nah, karena Mama sudah merebus kentang, yang diperlukan sekarang adalah susu, karena kebetulan stok susu dirumah habis. Ada Yakult sih, tapi nggak memungkinkan  untuk dipakai.
Tadi, sehabis pulang sekolah dengan keadaan mabuk kekenyangan, saya beringsut menuju dapur. “Mama sudah bikin mashed-nya loooh”, Mama datang dari arah ruang tv.

Saya tersenyum nista, pengeeeeeennn banget nyoba, tapi full-tank. Nggak bisa dimasukkin apa-apa lagi. Maafkan anakmu ini Ma. Padahal tadi pagi Mama bilangnya nggak enak badan, eh ternyata malah masakkin mashed potatoes :’)

Akhirnya saya menyerah, dan mulai menyuap mashed potatoes. Hmmmmm ENAAAAAAKKKKKKK!!!! Hiks, terharu.

Karena cara membuatnya gampang (meskipun bukan saya yang buat), jadilah saya menyarankan untuk membuat mashed potatoes jika sedang kebanjiran stok kentang di rumah. Bisa ditambahkan dengan jamur, smoked beef, dan lain-lain. Mama menambahkan jagung, jadi saat dimasukkan kemulut, tekstur mashed potatoes yang lembut berpadu dengan jagung yang krenyes-krenyes.

Hujan cipok buat Mama
Wassalam 

Happily Ever After


Assalamualaikum Wr. Wb.

Tadi sore NGGAK SENGAJA kebaca twit Tina yang sungguh menggores-gores hati. Kau mengubah hidup saya Tin, sungguh…..


Sebenarnya semua yang NGGAK SENGAJA baca twit itu, juga sakit hati kok. Makhluk Smaven mana yang nggak galau saat dihadapkan dengan kenyataan bahwa KTI-nya belum tergarap sedikit pun?

Apa itu KTI? Saya nggak kenal, hafufufu. Oke, KTI adalah Karya Tulis Ilmiah. Tugas akhir yang sekaligus sebagai syarat untuk mengambil ijazah kelulusan nanti. Semua siswa-siswi yang menjejaki kelas XI akan mulai diwanti-wanti untuk mengerjakan KTI ini. Bahkan, jika memungkinkan, bisa dikumpulkan sebelum kenaikan kelas XII.

Nah itu dia, entah kenapa bayangan KTI saya (dan Dini) akan selesai itu gelaaaap sekali, nggak bisa diterawang.

Tapi setelah membaca twit diatas, saya langsung membuka playlist dan memutar ‘Do It Like A Dude’-nya Jessie J. Biar termotivasi dan bersemangat. Saya, yang biasanya nyalain laptop cuma bolak-balik di google chrome, sekarang memberanikan diri membuka Documents.

Masih dengan semangat berkobar-kobar yang sama, saya membuka dokumen yang entah kenapa saya beri judul KTI Kulit Pisang. Wajah saya langsung berseri-seri, terharu melihat Bab 1 yang sudah saya dan Dini kerjakan 10000000000 tahun yang lalu.


Saya, dengan pedenya menuju lembar akhir dokumen, langsung mengetikan BAB II KAJIAN PUSTAKA. Kemudian membuka-buka dokumen lain yang menjadi referensi. Lalu, mendadak, suatu perasaan yang tak asing, menelusup ke dalam diri saya, mempengaruhi Do It Like A Dude-nya Jessie J. Entah kenapa, saya merasa tidak mood atau dalam bahasa gaulnya ‘malas’. Akhirnya, saya hanya mengetikan 4 kata diatas dan men-save dokumen.

happy ending
Arrrgggggh, kadang kesal juga dengan sifat yang satu ini. Susah sekali dibuangnya. Kalau begini terus kapan KTI yang indah nan menawan ini akan terselesaikan. Kapan saya bisa menikmati mengetikan ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada blablabla. Syuuuuu, gelap men.

“Iya, memang bikin KTI itu buat saya gak semudah bikin postingan di blog. Dalam menyusun KTI, kita perlu 75% teori dan 25% teori pendukung teori sebelumnya. Sedangkan dalam menulis postingan di blog, kita hanya memerlukan 50% imajinasi, 25% inspirasi, 20% logika, dan 5% camilan jenis apa aja.”-Purilicious.

Semoga saja, semoga keajaiban tiba dan KTI saya sudah ada dihadapan Bu Sifa. Amin.
Wassalam.

December 15, 2012

ƪ(˘⌣˘)┐┌(˘⌣˘)ʃ


Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah setelah satu minggu dihantui dengan Ulangan Akhir Semester (UAS), akhirnya di akhir Minggu saya dan teman-teman bisa menghibur diri meskipun Senin (besok) masih tetap dihantui dengan dua mata pelajaran terakhir, BTA dan PJK.

Karena jarang sekali mendapat waktu seluang ini—maklum, setiap hari sepulang sekolah selalu diisi dengan belajar— kami langsung memanfaatkannya dengan menonton film di rumah Dini.
Tanggal rilis film Phobia2 keren ya. Ultah saya ituu :")


Yang wajib ada saat menonton film adalah cemilan. Sebelumnya saya mampir dulu ke minimarket terdekat dan langsung mengincar Nissin Walens Choco Soes, yang tinggal satu-satunya di lemari kaca. Arwr.

Si Walens ini enaknya jempol. Yang salah adalah saya yang cuma beli satu bungkus untuk 6 orang, yang otomatis dalam hitungan menit si Walens tinggal tulang. Kulit soes yang kering langsung menimbulkan bunyi ‘kres-kres’ ketika dikunyah, dan yang mengejutkan adalah kehadiran coklat yang melted di mulut, hawh surga dunia.

Selain itu, saya juga membeli Nissin Crispy Crackers. Cemilan saya berbobot ya ƪ(˘ڡ˘)ʃ

Salah satu produk dari Nissin ini juga tak kalah enak. Saya suka aroma crackersnya. Ukurannya yang tipis panjang membuat ketagihan ingin mengambil lagi, lagi dan lagi. Sampai akhirnya yang satu ini juga tandas tak bersisa.

Harga disetiap daerah mungkin berbeda, tapi serius, dua produk dari Nissin ini ekonomis untuk teman nonton film. Ya daripada nonton film sambil gigit pensil..

Wassalam.





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...