September 10, 2012

One and Only : Ice Cream


Assalamualaikum Wr. Wb.

Rencana untuk jalan bersama X5 dan saya yang kebetulan sedang ngidam es krim, entah kenapa selalu tertunda. Mulai dari café-nya yang tutup, Hesti yang nggak bisa ikut, Tina yang latihan basket, sampai kebakaran di seberang Smaven itu, membatalkan semuanya.

Hampir putus asa, tapi Allah menunjukkan kuasa-Nya. Jadilah Kamis, 6 September lalu, kami berhasil pergi tanpa ada halangan. Meskipun Tina dihalang-halangi Dzaki, mulai dari pinjam palu-lah, hape ketinggalanlah, hrrrg.

Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang amat jauh, hari yang amat panas, akhirnya kami tiba di depan café. Dan.. Cafenya tutupz. Oke, ini bagus sekali. Setelah tanya-tanya ke yang punya, kita dapat informasi bahwa café-nya akan dibuka sekitar jam 3. Ini baru jam setengah 3, ngapain coba pelangak-pelongok nggak jelas nungguin café ini buka.

Diputuskanlah untuk ke rumah Lenny, yang kebetulan lumayan dekat dari situ. Sayang, Ismi yang awalnya ikut, memutuskan untuk pulang duluan *kissbye Mimi*  Ngadem, di tawarin minum dan langsung ngangguk tanpa basa-basi nolak, dikasih permen coklat juga. Sempat pengen saya masukkin langsung ke dalam tas, enaaaaak!!!

 



  













Setengah jam berlalu, sekitar jam 3 lewat, meluncur lagi ke café itu. Ternyata sudah banyak sekali orang disana. Termasuk juga Deby, Sasa, Awe, Nurin, Dina, dll. Dapat posisi pewe, semua pesan, dengan menu yang berbeda-beda. Saya yang nyatat aja pusing, berapa kali saya harus mencoret pesanan karena mereka bisa berubah pikiran -__-

Akhirnya yaaaa!!! Setelah sekian lama ngidam kesini, eh kesampaian juga.
Bersabarlah, karena Allah sudah menyiapkan yang baik untuk kita. Lama menunggu? Itu karena Allah sibuk mempersiapkan dan mengemasnya, sebelum akhirnya menunjukkannya pada kita. Bersabarlah.

Wassalam.











No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...