September 5, 2012

Keajaiban Musik



You know what music is? God’s little reminder that there’s something else besides us in the universe; harmonic connection between all living beings, every where, even the stars. –Wizard


The music is all around you, all you have to do is listen. –August Rush





Assalamualaikum Wr. Wb.

Baru saja, saya menonton film yang maknyes dan ‘berisi’, berjudul AUGUST RUSH. Sayang sekali, Mama baru memindahkan channel yang menayangkan film tersebut di pertengahan jalannya film. Tapi setelah dicermati dengan baik dan benar, saya lumayan ngerti dengan alurnya.

Langsung berminat menonton film ini, eye cacthing mungkin ya, haha. Saking penasarannya, langsung browsing tentang film ini, dan ternyata saya ketinggalan jaman, hihiks. Film ini rilis sekitar tahun 2007, dan saya baru tahu dan nonton 5 tahun kemudian. Sungguh…….

Ini sinopsisnya
Film ini bercerita tentang seorang anak bernama Evan Taylor (Freddie Highmore, aaaw, dia imut sekali disini) yang percaya dengan musik. Evan memiliki bakat bermain musik luar biasa dari orang tuanya. Ia bisa mendengar musik dari desauan angin, gemericik air, bahkan kilau cahaya. Seluruh alam ini adalah musik baginya. Sejak kecil Evan tinggal di panti asuhan. Dan ia percaya, jika ia mengikuti musik itu, ia akan menemukan orang tuanya, meski seisi panti menyebutnya anak aneh.

Suatu hari Evan melarikan diri dari panti asuhan, ia mengikuti seorang penyanyi jalanan seusianya hingga ke markasnya. Disana ia bertemu dgn Wizard (Robin Williams). Ketika Wizard melihat Evan bermain gitar dengan hebat, ia berfikir bahwa Evan merupakan ladang emas buatnya. Kemudian Wizard mengganti nama Evan menjadi August Rush. Makin hari, bakat alami August kian berkembang. namun suatu hari evan kabur dari tempat tinggalnya bersama wizard (yang ternyata hanya memanfaatkan evan). penyebabnya bukan karena ia terusik oleh wizard karena memanfaatkannya akan tetapi ia tidak suka terikat dan selalu menilai suatu musik dengan uang yang menurutnya hal itu merupakan harga terendah dari suatu keindahan musik.
.
akhirnya ia kembali menggelandang dan dia bertemu seorang anak perempuan yang sulit melafalkan note balok pada piano di sebuah gereja kecil. evan kembali membuat takjub seisi gereja, oleh karena kegeniusanya ia akhirnya disekolahkan. lagi-lagi universitas julliard (sang ibu adalah salah satu alumninya) dibuat tidak berdaya mendengarkan dan melihat seorang anak kecil dapat mengolah note-note balok bak seorang komposer legendaris hanya dengan kurun waktu belajar 6 bulan di universitas Julliard. akhirnya para dosen universitas berbulat tekad untuk mengikutsertakan dalam konser musik klasik yang di selenggarakan oleh universitas tiap tahunnya, dan august memanggil semua nada yang selama 6 bulan ini ia dengar kemudian ia tulis dalam note-note balok dengan nama August Rhapsody (komposer genius yang memainkan c dan g mayor secara berulang). namun sayang, perjalanan August harus berhenti karena Wizard tiba-tiba muncul setelah peristiwa penggerebekan di balai musik tua (tempat para anak-anak tunawisma yang memiliki kecerdasan bermusik tinggal) dan memeras jiwa dan kebebasan August dalam mendengarkan musik disekitarnya.
*Source : klik

Sengaja saya pilih synopsis menggantung demikian, biar penasaran. Ada beberapa adegan yang membuat saya takjub disini, yaitu saat Evan dan memainkan gitarnya. Hawwwrrrrr, saya cuma melongo dengan mupeng. Belum lagi saat dia bermain piano.

Komentar dari salah satu blog yang saya temui di google :
Tidak bisa dipungkiri, film ini masih berkisah dalam kerangka dongeng: anak terbuang yang mencari kedua orang tuanya dengan bantuan bakat yang dimilikinya. Seperti dongeng Cinde Laras dengan Ayam Hutannya. Namun nuansa musikal sebagai pengganti minimnya dialog panjang yang membosankan, menjadi nilai tambah. kita akan disuguhi komposisi suara-suara yang sebenarnya seringkali kita dengar namun tidak kita sadari, seperti dentuman suara bola basket, suara klakson mobil, gemerincing koin, kepakan sayap burung, desir angin dlsb. -visit this blog :)

Dan komentar yang lain
Film August Rush ini tidak akan mengecewakan penontonnya. Setiap adegan dari film ini begitu inspiratif dan kreatif. Petikan gitar Higmore serta theme songsepertinya sengaja digarap dengan profesional sehingga membawa penonton seakan masuk dalam dunia musik yang benar-benar anggun, klasik, dan terkesan lux. Alurnya yang menganut alur maju-mundur di awal cerita menambah istimewa film ini.
Jika anda adalah penikmat musik, atau penyuka film, sangat disayangkan apabila anda tidak menonton filem ini. Menontonnya akan membuat anda seolah berada pada suatu kehidupan baru yang penuh nada-nada. -visit this blog :)







2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...