July 24, 2012

TAS.


Assalamualaikum Wr. Wb.

Tau TAS? The Amazing Spiderman.
Kenapa saya sebut TAS? Biasa, hemat karakter.
Sesungguhnya yang hemat-hemat itu lebih baik. haha.

Sudah lama ya saya nggak posting. Banyak sudah jaring laba-laba hasil abang Peter Parker di blog saya. Semua dikarenakan si modem belum saya suapin pulsa. Alhamdulillah sekarang si modem sudah kenyang dan bobo.

Entah kapan, saya sampai lupa tanggalnya. Kalau nggak salah hari Senin tanggal 9. Atau selasanya ya? Ah entahlah. Yang jelas hari itu tiket XXI 3D Rp. 35.000.

Sebenarnya rencana nonton itu mendadak semendadak mendadaknya. Iya. Saat itu entah kenapa, Dini nyeletuk soal nonton. Dan saya tanggapi, ternyata beneran serius. Tinggallah si Ayu yang termangu karena dia adalah panitia MOS yang baru bisa pulang saat hari menjelang malam. Poor qaqa Ayu~

Karena iseng, kami kerjailah si Ayu.
Kami nonton yeaaah? Situ panitia yaaa? Aduuuh, padahal habis nonton mau makan es krim juga nih.
Dan berbagai godaan lain. Ayu cuma manyun. Sampai akhirnya saya berkata, "gimana kalau nontonnya malam aja? Sore ini ngantri tiket, trus ambil jam malam. Biar si Ayu bisa ikut?"

Yang disambut Ayu dengan sepenuh hati. Dia sampai mencubit pipi kami bertiga. Itu maksudnya berterima kasih mungkin ya? Tapi kok saya kurang ikhlas. Kasih apakek gitu. Duit seribu buat parkir atau apaa gitu.

Akhirnya kami pulang, meninggalkan Ayu. Sepakat di kata "NONTON MALAM!"

---------

Setelah ganti baju, makan, sholat dan lain-lain, kami segera berkumpul dirumah Fitri. Otw ke Duta Mall untuk mengantri tiket. Ini rajin banget, entah kenapa.

Dari depan pintu XXI, sudah terlihat panjangnya antrian. Buseeeetzzz, semacam antri foto bareng Agung Hercules. Puanjang sekali, ceman. Dan parahnya lagi, konter di lantai 2 nggak melayani pembelian tiket.

Akhirnya dengan kepasrahan-dari-pada-nggak-dapat-tiket, mengantrilah kami. Entah kenapa, barisan yang kami masuki itu, move on-nya lama. Zzzzz.

Di barisan sebelah, ada pasangan yang tampaknya benar-benar sedang dimabuk cinta. Habisnya, yang cowok nggak mau ngelepasin tangannya dari pundak si cewek. Macam ceweknya mau kabur aja. Atau emang mau kabur ya? Waah...

Karena bosan yang benar-benar melanda, akhirnya perhatian saya, Fitri, dan Dini cuma tertuju ke arah pasangan mabuk itu. Imajinasi kami mulai meliar. Ya iyadong, lha wong di depan umum aja kelakuannya gitu, apalagi kalau didalam bioskop, mojok, gelap-gelapan. Astagfirullah.

Seenggaknya, didepan umum tahu malu dong mas, mbak. Jaga sikap. Dewasalah. Penilaian tiap orang itu beda-beda lo. Jangan dikira dengan menunjukkan kemesraan itu, semua orang akan Anda buat iri. Buktinya, yang disini ini mikirnya yang nggak-nggak kan. Bikin kami dosa aja -__-

Setelah tetek bengek mengantri selesai dan Alhamdulillah perkiraan saya akan dapat tiket buat ditonton besok, nggak terbukti. Kami ngambil jam terakhir, midnight. 20.45

Dan nggak akan senekat itu untuk berangkat sendiri. Tentu saja diantar Mama Dini dengan menggunakan mobil. Si Ayu, yang tadi sore hampir berlinang air mata dan bersujud di kaki kami, nggak jadi ikut dikarenakan berbagai alasan, dan terutama karena kecapekan. One more yaaa, poor qaqa Ayu~

Akhirnya, tiket Ayu diganti dengan adik sepupu Fitri. No problemo. Berangkat.

Baru sampai depan Perpustakaan Daerah, ada kecelakaan. Sayang, saat itu konsentrasi saya terbagi-bagi. Antara fokus ke jalan dan fokus ke hape, entah apa yang saya pelototi  . Jadi sewaktu insiden terjadi, saya melawatkannya.

Yang saya lihat adalah si pengendara motor Va**ri*o itu jatuh mendadak dijalanan yang licin, karena kebetulan hujan. Saya juga mendengar suara decitan rem, hiiii. Helm si pengendara sampai terlepas ke tengah jalan, dan setelah jatuh, ajaibnya dia langsung bangkit dan mengambil helmnya. How sweet, disaat-saat seperti itu dia masih ingat dengan helmnya :')

Dan kejadiannya tepat didepan mobil Dini. Mama Dini sampai kaget dan ngerem mendadak.

Orang-orang yang kebetulan lewat segera menolong korban yang Alhamdulillah nggak kurang suatu apapun kecuali motornya yang mungkin lecet-lecet. 

Karena kaget, Mama Dini diam dulu ditempat sambil memastikan si pengendara baik-baik saja. Orang-orang yang menolong menatap mobil Dini. Busreeeng, bukan kita kali yang nabrak. 

Akhirnya, mobil jalan terus. Masih sambil membicarakan kenapa si pengendara tadi jatuh. Sampai didepan pintu utama Duta Mall, kami turun. Cek bebi cek ke jam. Masya Allah. Ini mah pas-pasan.

Langsung ke studio 2 (kalau nggak salah juga ya, hiks). Syukur filmnya belum mulai.

Ternyata, pemeran Peter Parker disini cakepnya nggak manusiawi. Maksudnya cakep bangeeettttz. Andrew Garfield.



puasa ngeliat ini nggak dosa kan ya :')


Nggak seperti pemeran Peter Parker di film-film Spiderman yang sebelum-sebelumnya, si Peter di Amazing Spiderman ini nampaknya dikemas dengan versi yang lebih gaul. Yaiya, wong dia bisa main skateboard kok. Gayanya juga jauuuuh lebih kerenan yang ini. Tapi kalo didepan cewek, tetap sama, suka gugupan.

Dan ternyata juga, nonton film 3D itu sesuatuuuuw. Tiap adegan lampu jatuh, rasanya kayak nimpa ke wajah. Dan seisi bioskop itu nahan nafas. Tanpa dikomando lo ituu. Refleks. Setelah adegan jatuh-jatuhan lampu, pasti seisi bioskop kompak ketawa. Sama-sama merasakan sensasi dijatuhi lampu, haha.

Selesai film, sekitar jam 12an. Untung sekali dijemput. Dan ternyata, banyak sekali orang yang antri keluar Duta Mall. Buseggg, itu nggak sekolah ya besok?

Sebenarnya, kami juga sekolah kok besok. Tapi karena ada MOS, jadi terserahlah mau datang jam berapa.
Itulah yang membuat kami santai sekali malam ini.

Mama Dini datang. "Ngantuknya Mama", ucap beliau.
Kemudian menyalakan tape di mobil. Pertama yang terdengar adalah Diam Tanpa Kata-nya d'masiv. Mata saya yang sudah setengah watt langsung menyala-nyala. Lumayan kan ngerock.

Ternyata Mama Dini kurang berkenan dengan lagu ini. Jadilah beliau menggantinya.

Saya kaget, karena yang mengalun adalah lagu Januari-nya Glenn Fredly. Kekuatan mata saya semakin menurun. Ini benar-benar lagu melooooooow.

Komplek perumahan sudah syueepiii sekali. Tapi alhamdulillah, arrived at home savely.

Sekarang masih booming The Amazing Spiderman. Sebenarnya kemarin sempat sms-an sama Ka Arif, pengin ngajakin nonton bareng. Tapi karena dia di Banjarbaru dan nggak menunjukkan tanda-tanda ke Banjarmasin, batallah rencana itu.

Belakangan saya tahu, dia sudah nonton, dua kali malah.


Penasaran penasaran? Nonton ya, dimana aja terserah Anda. Yang jelas, film ini tuopjempol, apalagi kalau 3D, yihaaa.

Saya sekarang malah penasaran sama Ice Age 4 lo pemirsah.

Wassalam.





No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...