July 30, 2012

whispering wise words


Sounds good.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Cuman sekedar postingan sambil lalu saja, sekalian nunggu buka puasa :')


TEKNIK LINGKUNGAN

Seiring dengan meningkatnya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat timbul hasil samping negatif berupa limbah. Jika pengelolaan dan pengolahan limbah itu kurang baik akan menyebabkan tercemarnya lingkungan dan pada akhirnya lingkungan tersebut akan rusak.


Lingkungan hidup memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri sendiri (self-purification). Namun, jika konsentrasi dan ragam limbah yang diterima sangat besar, maka alam tidak mampu untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu dibutuhkan bantuan secara keteknikan, baik itu berupa tindakan kuratif (penyembuhan) ataupun preventif (pencegahan).

Teknik Lingkungan merupakan bidang keilmuan yang mempelajari apa saja tindakan kuratif dan preventif yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan hidup yang terdiri dari air, tanah, udara, dan kesehatan lingkungan melalui pendekatan rekayasa teknik. Maksudnya, perekayasaan terhadap alat-alat dan metoda yang digunakan untuk meminimalisir efek negatif limbah (baik dari industri maupun rumah tangga) terhadap lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Disini teman-teman akan mempelajari ilmu tentang rekayasa air minum, seperti sistem penyediaan air minum, perencanaan bangunan pengolahan air minum, dll. Dipelajari juga tentang rekayasa air buangan meliputi cara penyaluran air buangan, perencanaan, konstruksi serta operasi dan pemeliharaan bangunan pengolah air limbah termasuk saluran air kotor dan saluran air hujan, dll. Dan pengelolaan buangan padat dan B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) termasuk pengelolaan sampah perkotaan dan sampah industri, dll. Selain itu, teman-teman akan mendapatkan ilmu tentang pengelolaan kesehatan lingkungan yang mempelajari epidemiologi (ilmu yang mempelajari penyebaran penyakit), kesehatan dan keselamatan kerja, dll. Lebih dari itu, teman-teman juga akan mempelajari ilmu tentang pengelolaan kualitas lingkungan .

Oleh karena itu, dengan dipelajarinya seluruh aspek lingkungan, baik tentang pengelolaan maupun pengolahan menjadi senjata ampuh untuk menjaga dan memperbaiki lingkungan hidup. Selain yang dipelajari di bangku perkuliahan, teman-teman harus mampu melakukan modifikasi keteknikan sesuai dengan perkembangan jaman. Di bangku perkuliahan, teman-teman akan diberikan teknik-teknik dasar. Namun, ketika di lapangan, teman-teman dituntut untuk bisa mandiri dan kreatif dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

Selain itu, teman-teman dapat melakukan eksperimen sosial, dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang permasalahan lingkungan. Sehingga pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat keteknikan semata, melainkan juga pendekatan kultural. Isu lingkungan adalah milik semua orang. Degradasi kualitas lingkungan hidup adalah akibat aktivitas seluruh manusia. Oleh karena itu, penyelesaiannnya juga harus dilakukan oleh seluruh manusia dengan merubah paradigma (pola pikir) dan perilaku. Namun, tugas seorang insinyur TL untuk menyederhanakan permasalahan yang ada dan (selayaknya) menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.


Prospek Kerja
  • Instansi pemerintah
    • Disini teman-teman dapat bekerja sebagai tim ahli lingkungan hidup di departemen teknis maupun non teknis seperti PU, ESDM. Depdagri, KLH, BPLH, BPLHD, Kimpraswil, dan PDAM.
  • LSM/NGO Lingkungan Hidup
    • Teman-teman dapat mengaktualisasikan diri untuk terjun langsung ke masyarakat melalui lembaga swadaya masyarakat nasional/internasional seperti: WWF, WHO, WALHI, Greenpeace, dll.
  • Industri
    • Hampir semua industri membutuhkan kompetensi lulusan TL, yaitu pada bagian Safety Health & Environment (SHE) terutama sebagai environmental engineer/manager, misalnya pada industri migas & pertambangan (Schlumberger, Total, Chevron, KPC), industri mak-min (Indofood, Ultrajaya), industri lainnya.
  • Konsultan
    • Konsultan yang menyangkut ilmu TL diantaranya: konsultan AMDAL, konsultan perancangan bangunan pengolah air minm dan air limbah, dll.
  • Wiraswasta
    • Teman-teman juga dapat memasuki sektor wiraswasta, seperti memulai usaha pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomis, daur ulang limbah (baik limbah padat maupun cair) atau menjual produk-produk hasil penelitian sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Entah kenapa, akhir-akhir ini saya sering gugling tentang Teknik Lingkungan. Sampai nyangkut juga di bio twitter, hehe. Apa yang menarik dari jurusan ini? Entahlah, saya tertarik dengan segala sesuatu yang berbau lingkungan.

Apalagi ada Kakak sepupu saya yang ambil jurusan ini dan sekarang dalam tahap menyusun skripsinya *semangat Ka Arif!!!*. Dari dia, sedikit-sedikit saya tahu tentang jurusan ini. Saat dia terjun ke lapangan langsung, melihat proses pembuangan limbah di suatu pabrik, kunjungan ke pabrik sana pabrik sini. Sounds good meeen.

Menyelamatkan lingkungan. Hmmm... Mulia yaa? Semoga saja...

Wassalam.


July 28, 2012

Buka Bersama X-5

Assalamualaikum Wr. Wb.

Niat awal adalah ingin mencari gambar contoh untuk tugas Seni. Tapi nyatanya malah mampir kesini dan masih kecanduan posting. Alhamdulillah.

Selasa kemarin, X-5 akhirnya mengadakan buka puasa bersama.
Sampai jam 15.30 saya masih santai di depan laptop. Baru ingat ada buber, saya sms Fitri.

Jam berapa kita Fit?

Balasan Fitri masuk.
Sekitar jam setengah 5 ya, soalnya tadi sudah janji mau ngerjain bahasa Inggris sama Atina.

Saya menoleh ke jam. Busreng, 10 menit lagi jam 4. Saya belum apa-apa. Mandi belum. Nyiapin baju belum. Buru-buru matiin laptop. Kabur langsung ke kamar mandi.

Fitri datang sekitar jam setengah 5. Tepat waktu kan diaa. Alhamdulillah sesuatuw sekali saya sudah nangkring di ruang tamu dan menunggu Fitri.

Rumah Atina itu lumayan deh. Setengah jam, nggak sampai juga sih. Mengingat jalan banyak macet karena Pasar Wadai yang hanya ada dibulan Ramadhan ini.

Di tengah jalan, sms Opan masuk. Cepat ke rumah Atina. Terkesan memerintah, hmmm.

Sampai depan Poltabes, baru ngeh di depan Pandu itu ada Pasar Wadai juga, apalah daya sudah belok ke Pandu. Terpaksa membelah keramaian pasar.
Di jalan pasar, ketemu Adil. Eh ternyata ada Opan juga dibawah, lagi jongkok ngeliat dagangan. Nggak tau lagi tawar-menawar apa.

Sampai rumah Atina, cuma kami yang baru datang. Duduk di depan teras rumah Atina sambil menunggu yang lain datang. Opan dan Adil datang, sambil membawa bungkusan, yang ternyata isinya adalah petasan.

Satu persatu anak-anak X-5 mulai berdatangan. Sampai semua lengkap, biasalaah, kamera. Cekrek.

ustad dzaki :')









opan madu ti... sudahlah


Duo Tina!



 

Dua foto Dzaki diatas, saya jepret dengan susah payah. Yaiya wong dia menjerit-jerit maksa terus. "Yang ini jelek Pur. Fotoin lagi dong!", plus narik-narik baju saya. Dia asyik bergaya, saya asyik menyumpah dibelakang kamera.

Waktu shalat magrib, yang ceweknya di kamar Atina. Sebenarnya grup cewek ini sudah shalat jauuuh lebih dulu daripada yang cowok. Tapi entah kenapa mereka keluar sambil ngakak, "SALAH KIBLAT!"
Saya yang kebetulan nggak shalat dan menunggu di ruang tamu ikut ngakak.

Sementara itu Opan, Alifia, Thati dan Haris juga ikut duduk diruang tamu. Opan sudah shalat duluan, nggak nungguin yang lain. Hmmmm tak setia kawan.
Sementara si Haris, hiks, nggak shalat. Berhalangan mungkin. Dia malah asyik memegang kamera dan narsis menjepret dirinya sendiri. Padahal grup cowok sedang shalat berjamaah.

"Tadi kan aku beli petasan. Kata Paman harga satu petasannya, 4 ribu. Nah di otak ku, kalau beli 4 dapat bonus 1. Ya sudah, 'Man, 5 buah 20 ribu ya?', dengan niat mau menawar. Pas Pamannya bilang, 'Emang 20 ribu kok',  baru sadar akunya salah hitung", cerita Opan sambil meringis.

Dan ini sedikit foto-foto menjelang pulang. Batrai kamera sungguh sekarat. Sebentar-sebentar mati. Ini pasti gara-gara Haris -___-








Terima kasih Atina, sudah merelakan rumahnya diacak-acak. Soalnya hampir setiap ada acara pasti dirumah Atina. Selain halamannya luas buat parkir, rumahnya juga enak :')

X-5... Sering-sering reunian ya. Kangen kalian semua, kangen kelas kita yang dulu :')

Wassalam.

July 27, 2012

Menjelang Ramadhan

Assalamualaikum Wr. Wb.
Ini postingan sangat sangat telat. Harusnya diposting sebelum postingan Pesantren Ramadhan ini. Tapi kelupaan. Ya sudahlah.

Ini foto-foto menjelang Bulan Ramadhan, kebetulan seluruh siswa disuruh ke lapangan untuk bersalam-salaman ke semua guru. Sesudahnya? Ribut kerusuhan foto sana foto sini.










Diambil dari kamera hape Lumia baru si Nanda.

Meskipun sudah kelas XI dan dapat kelas masing-masing berbeda, tetap saja acara semacam ini larinya ke X-5 :')

Wassalam.

July 24, 2012

Lepaskan Kegalauan dengan Lagu

Assalamualaikum Wr. Wb.
Galau itu menyesakkan. Galau itu menggelisahkan. Galau itu... menggalaukan.

Galau itu manusiawi. Kadang, Tuhan sengaja menyelipkan rasa sedih dibalik kebahagian seseorang. Agar manusia itu belajar, dan mengerti bahwa hidup tak selamanya mulus. Dan Tuhan kadang-kadang mengajarkan bagaimana rasanya tersakiti, jatuh, dan rasanya di-PHP-in.

Saya rada labil nampaknya ini. Galau musiman melanda. Hinanya -___-

Sebenarnya yang mau saya bahas disini adalah lagu-lagu galau yang ada di playlist hape saya. Kadang, galau butuh pancingan. Seperti misalnya, Anda galau dan nggak tau mau melampiaskan kemana, lebih baik mendengarkan lagu yang sekalian galaunya dan menangislah sejadi-jadinya. Kemudian, yang akan Anda dapatkan adalah ketenangan. Daripada jungkir balik di ranjang, atau nonjok bantal, kan buang tenaga *puasa, harus hemat tenaga*.

Sekali-sekali Duta Mupon ngajarin galau. Sekali lagi yaaaa, galau itu manusiawi. #Alasanbanget #AkalBulus #SekalianPencitraan.

Ini beberapa lagu galau. Lagu Barat semua yaa.

1. When You're Gone - Avril Lavigne.
Tingkat kegalauan : Medium.
Ini memang lagu lama, tapi masih ampuh untuk memancing kegalauan. Tentu saja harus didengarkan dengan sepenuh hati agar bisa terpancing.

2. A Thousand Years - Christina Perri
Tingkat kegalauan : HOT!

3. Again - Bruno Mars
Saya nggak terlalu ngerti apa makna lagu ini. Dari nadanya sih galau, jadi saya masukin aja deh.

4. Wish You Were Here - Avril Lavigne
Tingkat kegalauan : HOT!
Yaiyadong hot, sesuai isi hati -__-

5. Move On - Bruno Mars
Tingkat Kegalauan : HOT!
Duta Move On harus mendukung segala sesuatu yang ada kata 'move on' nya

6. Talking To The Moon - Bruno Mars
Tingkat Kegalauan : HOOOOOOT!
Ah sudahlah, hiks hiks.

7. Fall For You - Secondhand Serenade
Tingkat Kegalauan : Low
Nggak terlalu galau, tapi cukup untuk dinikmati para galauers.

8. Girl In The Window - Bruno Mars
Tingkat Kegalauan : Medium, eh HOT aja deh.
Ini menceritakan tentang seseorang yang telah lama menunggu kekasih hatinya. Hadew.

9. Like We Used To - A Rocket To The Moon
Tingkat Kegalauan : HOT!
Dengarkan saja sendiri, hiks.

10. Miserable At Best - Mayday Parade
Ini juga nggak terlalu ngeh. Tampaknya galau.

11. Never Too Late - Secondhand Serenade
Sama, nggak terlalu ngerti maksudnya lagu itu. Tapi melodinya sih galaws.

12. Nothing's Gonna Chance My Love - Westlife
Biasalah lagu Westlife, arti liriknya ini looo.

13. Untitled - Simple Plan
Tingkat Kegalauan : dengarkan saja sendiri

14. Someone Like You - Adele
Meskipun saya jarang mendengarkan lagu ini, tetap saya masukin. Karena kata Google ini lagu tergalau.

15. Stay - Mayday Parade
Entah kenapa, menurut saya lagu ini galau.

16. Terrible Things - Mayday Parade
Huah ini galau sekali pemirsa. Ceritanya, yang nyanyi ini seorang ayah, single parents, karena istrinya meninggal. Dan dilagu ini dia menceritakan kepada anaknya. Saya share ya.

"Terrible Things"

By the time I was your age, I'd give anything
To fall in love truly, was all I could think
That's when I met your mother, the girl of my dreams
The most beautiful woman, that I'd ever seen

She said, "Boy can I tell you a wonderful thing?
I can't help but notice, you're staring at me.
I know I shouldn't say this, but I really believe
I can tell by your eyes that you're in love with me"

Now son, I'm only telling you this...
Because life, can do terrible things

Now most of the time, we'd had too much to drink
And we'd laugh at the stars and we'd share everything
Too young to notice, and too dumb to care
Love was a story, that couldn't compare

I said, "Girl, can I tell you a wonderful thing?
I made you a present with paper and string.
Open with care now, I'm asking you, please.
You know that I love you, will you marry me?"

Now son, I'm only telling you this...
Because life, can do terrible things
You'll learn, one day, I'll hope and I'll pray
That God, shows you differently

She said, "Boy can I tell you, a terrible thing?
It seems that I'm sick and I've only got weeks.
Please, don't be sad now, I really believe
You were the greatest thing that ever happened to me
"

Slow, so slow
I fell to the ground, on my knees

So don't fall in love, there's just too much to lose
If given the choice, then, I'm begging you, choose
To walk away, walk away, don't let her get you.
I can't bear to see the same happen to you.

Now son, I'm only telling you this...
...Because life, can do terrible things



17. That Should Be Me - Justin Bieber
Dari judulnya pun sudah keliatan bukan?

18. Unbreakable - Westlife
Iya. Ini galau!

19. Who You Are - Jessie J
Mengajarkan kita untuk menjadi diri sendiri :')

"Who You Are"

I stare at my reflection in the mirror:
"Why am I doing this to myself?"
Losing my mind on a tiny error,
I nearly left the real me on the shelf.
No, no, no, no, no...

Don't lose who you are in the blur of the stars!
Seeing is deceiving, dreaming is believing
,
It's okay not to be okay.
Sometimes it's hard to follow your heart.
Tears don't mean you're losing, everybody's bruising,
Just be true to who you are!

Brushing my hair, do I look perfect?
I forgot what to do to fit the mold, yeah!
The more I try the less it's working, yeah
'Cause everything inside me screams
No, no, no, no, no...

Don't lose who you are in the blur of the stars!
Seeing is deceiving, dreaming is believing,
It's okay not to be okay.
Sometimes it's hard to follow your heart.
But tears don't mean you're losing, everybody's bruising,
There's nothing wrong with who you are!

Yes, no's, egos, fake shows, like WHOA!
Just go, and leave me alone!
Real talk, real life, good love, goodnight,
With a smile, that's my home!
That's my home, no...

No, no, no, no, no...
Don't lose who you are in the blur of the stars!
Seeing is deceiving, dreaming is believing,
It's okay not to be okay...
Sometimes it's hard to follow your heart.
Tears don't mean you're losing, everybody's bruising,
Just be true to who you are!
Yeah yeah yeah


20. Your Call - Secondhand Serenade
Semua orang tau lagunya. Insya Allah ._.

Ada usul? Silahkan silahkan. Penasaran sama lagu - lagunya? Donlot dong~
Wassalam.

Pesantren Ramadhan

Assalamualaikum Wr. Wb.
Anggap saja saya sedang kecanduan posting. Mumpung mood sedang stabil dan modem sedang unyu-unyunya.


Senin, 23 Juli.

Sekolah mengadakan pesantren ramadhan. Datang tepat pada waktunya. Mepweeets banget sama jam masuk. Padahal sebelumnya sudah dikasih tahu Faldi bahwa jam 7.15 anak-anak X-5 (MANTAN ANAK-ANAK X-5, aduh ini menyayat hati men), kumpul di depan kelas Jepang untuk membahas acara buka bersama X-5.

Masuk ke mushola sekolah. Sampai jam 1 siang. Sehabis shalat zuhur. Suntuk memang, tapi ada beberapa bagian yang membuat mata melek. Alhamdulillah saya dapat mengambil beberapa ilmu disini. Seperti, "Jangan lihat siapa yang menyampaikan, tapi lihat isi/makna yang disampaikan"

Selesai pesantren, kumpul di sekitar kelas Jepang. Diskusi ala kadarnya. Iya, ala kadarnya karena memang semua anak X-5 itu susah sekali untuk dikumpulkan jadi satu. Semau hatinya saja, mencar sana mencar sini.
Sampai akhirnya masuk ke kelas Matematika dan diskusi sebentar disana, maka keluarlah hasil sidang nan penting siang itu : buber di rumah Atina, makanan Wong Solo, bayar 25.000 per orang, buber hari Selasa a.k.a besoknya.

Oke, ini mendadak sekali. Karena rencana awal adalah tanggal 4 Agustus *dengan mempertimbangkan bulan muda*. Dikarenakan si Yudi tidak ada di Banjarmasin saat tanggal tersebut, maka dirubahlah si tanggal. Eh ada yang nyeplos, "Besok aja deeeh!". Dan ajaibnya diamini.

Saya manut saja. Yang penting ada makanannya :') Lebih bagus lagi kalau gratis *eh.

Diskusi selesai, tinggal mendata orang-orang yang kemungkinan besar PASTI ikut. Tepat saat itu, Paman Huri, juru kunci sekolah datang. Ini memang juru kunci lo. Soalnya semua kunci ruangan di sekolahan ini ada pada beliau.

Dan kalau beliau sudah datang, itu artinya kami harus segera menyingkir, membubarkan diri dari dalam kelas atau terkunci kering sampai besok.

Setelah bubar, kami masih berkumpul didepan Matematika, melanjutkan mendata. Sementara itu, sempat juga ambil kenang-kenangan.








Qamiy celalu gaya dimanavun kavanpunh. X-5 ini nggak bisa liat kamera -___-

Sekian postingan nggak terlalu penting ini. Sekedar melatih jari jemari di atas keyboard saja, senam jari, lumayan.

Wassalam.

TAS.


Assalamualaikum Wr. Wb.

Tau TAS? The Amazing Spiderman.
Kenapa saya sebut TAS? Biasa, hemat karakter.
Sesungguhnya yang hemat-hemat itu lebih baik. haha.

Sudah lama ya saya nggak posting. Banyak sudah jaring laba-laba hasil abang Peter Parker di blog saya. Semua dikarenakan si modem belum saya suapin pulsa. Alhamdulillah sekarang si modem sudah kenyang dan bobo.

Entah kapan, saya sampai lupa tanggalnya. Kalau nggak salah hari Senin tanggal 9. Atau selasanya ya? Ah entahlah. Yang jelas hari itu tiket XXI 3D Rp. 35.000.

Sebenarnya rencana nonton itu mendadak semendadak mendadaknya. Iya. Saat itu entah kenapa, Dini nyeletuk soal nonton. Dan saya tanggapi, ternyata beneran serius. Tinggallah si Ayu yang termangu karena dia adalah panitia MOS yang baru bisa pulang saat hari menjelang malam. Poor qaqa Ayu~

Karena iseng, kami kerjailah si Ayu.
Kami nonton yeaaah? Situ panitia yaaa? Aduuuh, padahal habis nonton mau makan es krim juga nih.
Dan berbagai godaan lain. Ayu cuma manyun. Sampai akhirnya saya berkata, "gimana kalau nontonnya malam aja? Sore ini ngantri tiket, trus ambil jam malam. Biar si Ayu bisa ikut?"

Yang disambut Ayu dengan sepenuh hati. Dia sampai mencubit pipi kami bertiga. Itu maksudnya berterima kasih mungkin ya? Tapi kok saya kurang ikhlas. Kasih apakek gitu. Duit seribu buat parkir atau apaa gitu.

Akhirnya kami pulang, meninggalkan Ayu. Sepakat di kata "NONTON MALAM!"

---------

Setelah ganti baju, makan, sholat dan lain-lain, kami segera berkumpul dirumah Fitri. Otw ke Duta Mall untuk mengantri tiket. Ini rajin banget, entah kenapa.

Dari depan pintu XXI, sudah terlihat panjangnya antrian. Buseeeetzzz, semacam antri foto bareng Agung Hercules. Puanjang sekali, ceman. Dan parahnya lagi, konter di lantai 2 nggak melayani pembelian tiket.

Akhirnya dengan kepasrahan-dari-pada-nggak-dapat-tiket, mengantrilah kami. Entah kenapa, barisan yang kami masuki itu, move on-nya lama. Zzzzz.

Di barisan sebelah, ada pasangan yang tampaknya benar-benar sedang dimabuk cinta. Habisnya, yang cowok nggak mau ngelepasin tangannya dari pundak si cewek. Macam ceweknya mau kabur aja. Atau emang mau kabur ya? Waah...

Karena bosan yang benar-benar melanda, akhirnya perhatian saya, Fitri, dan Dini cuma tertuju ke arah pasangan mabuk itu. Imajinasi kami mulai meliar. Ya iyadong, lha wong di depan umum aja kelakuannya gitu, apalagi kalau didalam bioskop, mojok, gelap-gelapan. Astagfirullah.

Seenggaknya, didepan umum tahu malu dong mas, mbak. Jaga sikap. Dewasalah. Penilaian tiap orang itu beda-beda lo. Jangan dikira dengan menunjukkan kemesraan itu, semua orang akan Anda buat iri. Buktinya, yang disini ini mikirnya yang nggak-nggak kan. Bikin kami dosa aja -__-

Setelah tetek bengek mengantri selesai dan Alhamdulillah perkiraan saya akan dapat tiket buat ditonton besok, nggak terbukti. Kami ngambil jam terakhir, midnight. 20.45

Dan nggak akan senekat itu untuk berangkat sendiri. Tentu saja diantar Mama Dini dengan menggunakan mobil. Si Ayu, yang tadi sore hampir berlinang air mata dan bersujud di kaki kami, nggak jadi ikut dikarenakan berbagai alasan, dan terutama karena kecapekan. One more yaaa, poor qaqa Ayu~

Akhirnya, tiket Ayu diganti dengan adik sepupu Fitri. No problemo. Berangkat.

Baru sampai depan Perpustakaan Daerah, ada kecelakaan. Sayang, saat itu konsentrasi saya terbagi-bagi. Antara fokus ke jalan dan fokus ke hape, entah apa yang saya pelototi  . Jadi sewaktu insiden terjadi, saya melawatkannya.

Yang saya lihat adalah si pengendara motor Va**ri*o itu jatuh mendadak dijalanan yang licin, karena kebetulan hujan. Saya juga mendengar suara decitan rem, hiiii. Helm si pengendara sampai terlepas ke tengah jalan, dan setelah jatuh, ajaibnya dia langsung bangkit dan mengambil helmnya. How sweet, disaat-saat seperti itu dia masih ingat dengan helmnya :')

Dan kejadiannya tepat didepan mobil Dini. Mama Dini sampai kaget dan ngerem mendadak.

Orang-orang yang kebetulan lewat segera menolong korban yang Alhamdulillah nggak kurang suatu apapun kecuali motornya yang mungkin lecet-lecet. 

Karena kaget, Mama Dini diam dulu ditempat sambil memastikan si pengendara baik-baik saja. Orang-orang yang menolong menatap mobil Dini. Busreeeng, bukan kita kali yang nabrak. 

Akhirnya, mobil jalan terus. Masih sambil membicarakan kenapa si pengendara tadi jatuh. Sampai didepan pintu utama Duta Mall, kami turun. Cek bebi cek ke jam. Masya Allah. Ini mah pas-pasan.

Langsung ke studio 2 (kalau nggak salah juga ya, hiks). Syukur filmnya belum mulai.

Ternyata, pemeran Peter Parker disini cakepnya nggak manusiawi. Maksudnya cakep bangeeettttz. Andrew Garfield.



puasa ngeliat ini nggak dosa kan ya :')


Nggak seperti pemeran Peter Parker di film-film Spiderman yang sebelum-sebelumnya, si Peter di Amazing Spiderman ini nampaknya dikemas dengan versi yang lebih gaul. Yaiya, wong dia bisa main skateboard kok. Gayanya juga jauuuuh lebih kerenan yang ini. Tapi kalo didepan cewek, tetap sama, suka gugupan.

Dan ternyata juga, nonton film 3D itu sesuatuuuuw. Tiap adegan lampu jatuh, rasanya kayak nimpa ke wajah. Dan seisi bioskop itu nahan nafas. Tanpa dikomando lo ituu. Refleks. Setelah adegan jatuh-jatuhan lampu, pasti seisi bioskop kompak ketawa. Sama-sama merasakan sensasi dijatuhi lampu, haha.

Selesai film, sekitar jam 12an. Untung sekali dijemput. Dan ternyata, banyak sekali orang yang antri keluar Duta Mall. Buseggg, itu nggak sekolah ya besok?

Sebenarnya, kami juga sekolah kok besok. Tapi karena ada MOS, jadi terserahlah mau datang jam berapa.
Itulah yang membuat kami santai sekali malam ini.

Mama Dini datang. "Ngantuknya Mama", ucap beliau.
Kemudian menyalakan tape di mobil. Pertama yang terdengar adalah Diam Tanpa Kata-nya d'masiv. Mata saya yang sudah setengah watt langsung menyala-nyala. Lumayan kan ngerock.

Ternyata Mama Dini kurang berkenan dengan lagu ini. Jadilah beliau menggantinya.

Saya kaget, karena yang mengalun adalah lagu Januari-nya Glenn Fredly. Kekuatan mata saya semakin menurun. Ini benar-benar lagu melooooooow.

Komplek perumahan sudah syueepiii sekali. Tapi alhamdulillah, arrived at home savely.

Sekarang masih booming The Amazing Spiderman. Sebenarnya kemarin sempat sms-an sama Ka Arif, pengin ngajakin nonton bareng. Tapi karena dia di Banjarbaru dan nggak menunjukkan tanda-tanda ke Banjarmasin, batallah rencana itu.

Belakangan saya tahu, dia sudah nonton, dua kali malah.


Penasaran penasaran? Nonton ya, dimana aja terserah Anda. Yang jelas, film ini tuopjempol, apalagi kalau 3D, yihaaa.

Saya sekarang malah penasaran sama Ice Age 4 lo pemirsah.

Wassalam.





July 13, 2012

Holidayyay! (5)





Assalamualaikum Wr. Wb.

Akhirnyaaaaa, sampai juga dipenghujung postingan tentang Kotabaru ini. Setengah mati saya beringsut ke laptop dan mulai mengetik. Bukan apa-apa, masalahnya liburan ini sudah berlalu sekitar seminggu, jadi yang paling susah adalah mengingat detail-detail yang mungkin saja terlewatkan.

Nggak tau jam berapa, pintu kamar kami diketok,atau lebih tepatnya digedor oleh Tante saya. Eh, atau oleh Ka Eka ya? Entahlaaah.

Saya melihat jam di hape, pukul 4 subuh. Waw, iyaya, sahur. Teman-teman saya yang lain pun mulai sibuk mengumpulkan nyawa, membuka mata, membuka hati, membuka baj….. Nggak, membuka pintu kamar mandi dan antri cuci muka dan gosok gigi.

Setelah selesai, langsung duduk, baca niat dan menikmati santap sahur. Selesai sahur, nggak ada niat sama sekali untuk tidur lagi, akhirnya kami mandi, shalat, dan membenahi koper. Biar gaya disebut koper, padahal cuma tas muat beberapa baju.

Diam lama sekali dikamar, menatap langit-langit, lalu salah satu mulai berucap (lupa siapa)
Dadah kamar” , dengan wajah yang sok dimurung-murungkan.

Iya, dadah Kotabaru, dalam hati.

Pukul 06.30, mobil sudah dikeluarkan dan tas-tas pun sudah didalam bagasi. Akhirnya, saya pamit dengan Om dan Ka Eka yang nggak ikut mengantar kami ke terminal. Benar-benar sedih, nggak tau kapan akan ke sini lagi…

Sepanjang perjalanan dari rumah ke terminal di Stagen, seisi mobil cuma diam. Paling sesekali Ka Isan dan Tante saya berbincang. Saat itu saya benar-benar berharap terminal jauh.

Tapi, pagar biru terminal sudah tampak. Mobil memasuki area terminal yang sunyi. Nggak kayak terminal di Banjarmasin, disini sunyeeeee sekali. Kami turun dari mobil, lalu naik ke bis dan mulai menata barang bawaan.
Beres, turun lagi dan berdiri mengamati sekeliling sambil menunggu dua penumpang yang katanya belum datang. Saya beberapa kali beradu pandang dengan Ka Isan, iseng, saya lambaikan tangan dan menampilkan wajah konyol. Ka Isan hanya tertawa. Hhhhh, saya akan merindukan Kotabaru…

Sekitar pukul 07.30, kami disuruh naik ke bis. Pamitan dengan Ka Isan dan Tante.  Duduk di bis, kali ini saya tidak mengambil posisi di sisi jendela, berbeda dengan waktu pergi.

Di jendela bis yang belum jalan, saya melihat mobil Tante melaju meninggalkan terminal. Oh Kotabaru…

Dan bis mulai berjalan meninggalkan terminal, meninggalkan Kotabaru..

Di bis, saya sedikit frustasi dengan lagunya. Hadeeeew. Akhirnya, belum separo perjalanan, saya sudah pasang headset. Tapi ditengah-tengah jalan, lagunya lumayan, yaa lebih lumayan daripada bis pertama. Ada lagu Love The Way You Lie-nya Rihanna sama Eminem. Weew.

Waktu di Feri, Ka Arif berkata, “Wah, kita ketemu yang motong-motong itu lagi”.
Ya, saya masih ingat waktu naik feri ke Kotabaru kemarin, ada dua orang yang mempromosikan pisau serbaguna dan mempraktekkannya dengan memotong-motong singkong dengan meneriakkan, “SAMA TIPIS POTONGANNYA. SAMA TIPIS!!”.

Tapi karena kami lumayan pagi, mungkin si mas itu masih tidur atau apa, yang jelas dia nggak ada, haha. Saya duduk disebelah Ka Arif yang tiba-tiba berkata, “Astaga, mirip Mama”, matanya menunjuk ke arah Ibu-ibu bergamis yang berjalan menuju kami.

Saya mengalihkan pandangan ke Ibu itu, yang kebetulan sedang terlindung dinding. Setelah memanjangkan leher dengan maksimal, terlihatlah si Ibu, dan benar saja. Gaya berjalannya itu looooh yang mirip sekali dengan Tante saya.

Saya dan Ka Arif berpandangan, lalu meledaklah tawa kami. Iya. Benar-benar mirip!

Teman-teman saya memandangi kami, bahkan orang Bugis yang duduk di depan kami pun menoleh ke belakang. Maaf, nggak bisa ditahan lagi soalnya, haha.

Tidak lama, Feri menepi dan kami pun turun ke parkiran bis. Saya berjalan di belakang Ka Arif. Feri bergetar hebat, entah kenapa. Badan kami sampai maju mendadak. Nggak tau mau meraih apalagi, hanya ada tas ransel Ka Arif, jadilah berpegang kuat disitu. Nggak menutup kemungkinan kan saya bisa merosot maju lebih jauh kalau nggak segera berpegangan.

Bahkan bis kami saja langsung maju dan segera ditahan oleh orang-orang yang kebetulan ada didekat bis. Bahaya, apalagi didepan bis ada mobil lain yang parkir.

Ka Arif menjelaskan bahwa Feri menabrak pinggiran dermaga, sehingga mundur mendadak dan seisi Feri maju maksimal.

Di Batulicin, supir bis menaikkan dua penumpang yang duduk di gang bis, diantara kursi-kursi penumpang. Kebetulan yang duduk disamping saya adalah seorang kakek-kakek.

Baru saja naik, si Kakek sudah masang headset. Saya dan Fitri langsung berpandangan. Waw. Sungguh takjub. Nggak pernah sebelumnya saya melihat yang demikian. Kakek gaul, atau ABG Tua ya? Astagfirullah, lupakan.

Saya terpaksa bergeser sedikit dari posisi duduk saya yang nyaman dan menempel ke Fitri. Sedikit nggak nyaman tapi yaa apa boleh buat.  

Sedang puasa nisfu, dan kebetulan saya lagi nggak bisa puasa, nyemillah saya. Fitri, Dini dan Ayu yang memang nggak puasa juga (takut nggak kuat katanya), juga nyemil. Ka Arif yang puasa hanya memandang kami sambil tersenyum. Maaf ya Ka, lapar lo ini.

Pengin nawarin ke Kakek disebelah, tapi kok kagok sendiri ya. Pengin manggil “Kek”, rasanya nggak etis. Om? Nggak, nggak cocok.
 Pak? Emmm gimana ya..

Dan akhirnya, saya memutuskan masang muka batu dan mulai krenyes-krenyes makan kripik pisang. Hehe, maaf ya Kek, Om, Pak, Bung, atau apapun lah Anda, kalau mau, langsung aja bilang ke saya, pasti dikasih kok.

Entah kenapa, perjalanan itu nggak selama yang sebelumnya. Mungkin karena ini saya banyak tidur ya.
Tapi, kayak nggak punya pinggang, pengin sekali berdiri, membenarkan pinggang sebentar. Apalagi pantat, panaaaass.

Akhirnya, Liang Anggang :’) Sebentar lagi sampaaaai!
“Bau Banjar sudah tercium”, celetuk Fitri. Ini ngaco banget. Sejak kapan Banjarmasin punya bebauan?

Ka Arif bertanya setelah mendengar saya tertawa, “Kenapa?”
“Kata Fitri, bau Banjar sudah tercium”
Ka Arif ikut tertawa, “Haha, bau apa?”
“Bau sate gambut”, saya menyahut asal. Dan tiba-tiba jadi teringat Mamah-Papah X-5.. hiks….

Kondektur berkata, “Ada yang turun di Beruntung?”
“Ada”, Ka Arif menyahut.

Bis berhenti di depan Bank Mitra. Setelah menurunkan satu kotak di bagasi bis, saya menghubungi Bapa yang sebelumnya sudah saya sms. Mengkonfirmasi sekali lagi tentang kedatangan kami.

Sementara itu, teman-teman ke rumah Ayu yang kebetulan dekat dengan tempat kami diturunkan tadi, sekalian nunggu jemputan masing-masing.

Rencananya, Ka Arif akan dijemput Bapa duluan, sementara itu saya ke rumah Ayu, ada yang diurus. Setelah urusan selesai, maka Ka Arif yang akan menjemput saya lagi.

Lama menunggu, saya akhirnya bercanda ke Ka Arif, “buset, rumah kita pindah ya Ka? Kok Bapa nggak datang-datang”.
Ka Arif tertawa.

Saya mengalihkan pandangan, lalu terkejut saat Ka Arif tiba-tiba menatap saya dan berkata “Jangan-jangan Bapa mu dari kantor?”
Butuh waktu sepuluh detik untuk saya mencerna kata-kata Ka Arif. “AHHHH! Benar! Waduh, waduh!!”, saya seketika panik. Kantor Bapa gitu loh, di sekitar Gubernuran situ. Jauhnya minta ampuuun. Mendingan naik ojek aja deh daripada kelamaan nunggu.

Saya menghubungi hape Bapa. Nggak diangkat.
Hape Mama, tut tut tuuut, “Halo? Ma, Bapa sudah dirumah? Belum? Berarti dari Kantor dong? Astaga, dijalan mungkin ya? Nggak diangkat....”

Sementara saya berbicara dengan Mama, tiba-tiba Bapa datang dan tersenyum kea rah kami.

“….Nah, Bapa datang. Ya sudah Ma, Assalamualaikum”.

Ka Arif naik dengan segala barang-barang. Sementara saya berdadah ria dan berlari ke rumah Ayu. Setelah menyelesaikan urusan, saya mengirimkan sms ke Bapa, minta tolong menjemput saya.

Asyik ngobrol dengan Dini yang kebetulan belum dijemput, hape saya bergetar, Bapa nelpon, katanya sudah nunggu didepan. Pamit ke Ayu, Dini dan Mama Ayu. Eh ternyata di depan pintu dicegat lagi, dikasih bungkusan plastik. Setelah berterima kasih dan lari ke depan, saya meraba-raba isinya, optimis sekali itu adalah nangka.

Sampai dirumah, ganti baju, saya langsung ambil laptop. Membuka data yang tadi saya copy dari laptop Ayu. Liat-liat sebentar, sambil internetan. Saya tinggal ke Kotabaru, laptop ini benar-benar menjablai..

Lapar, akhirnya saya nagih makan ke Bapa. “Iga bakar, Pa…”, dengan wajah diunyu-unyukan, biar Bapa melting.
“Ya sudah, beli sana sama Ka Arif”.

JEGER! Bumi gonjang-ganjing. Saya benar-benar merasa nggak punya pinggang dan pantat lagi. Akhirnya dengan baju baby doll celana panjang dilapisi cardigan dan kerudung, saya siap tempur. Terlalu malas untuk berganti baju memang -___-

Sesampainya di Solo Asli, saya bercerita tentang MOS, kebetulan sebentar lagi adik-adik kelas akan menjalani MOS. Selesai saya, giliran Ka Arif yang bercerita tentang LDK di kampusnya. Tentang ia yang jadi panitia, mengerjai adik kelas yang wajahnya sok angkuh. Tentang ia sewaktu menjalani MOS SMA dulu. Tentang ia yang jadi panitia MOS di SMAnya dan mendapat surat cinta sepanjang tiga lembar, “Entah apa saja yang ditulisnya waktu itu”, komentar Ka Arif. Tentang ia yang menjadi bendahara dan wakil ketua OSIS. Dan banyak lagi, sampai akhirnya pesanan kami datang.

Pulang dengan badan remuk redam. Saya sama sekali nggak sempat berbaring. Sampai malam, barulah saya beristirahat dan akhirnya tertidur di depan tv. Sekitar pukul 3 subuh barulah saya naik ke kamar -_-

Berakhir sudah Trip To Kotabaru, terima kasih sudah berkunjung dan sempat membaca ocehan ini, apalagi sampai menanti kelanjutannya. Postingan dengan gaya bahasa berbeda, bisa teman-teman  temukan disini Ayu's blog

xoxo,
Puri Kusuma Anggraini.

Wassalam.

July 12, 2012

Holidayyay! (4)



Assalamualaikum Wr. Wb
Di hari keempat ini, seharian cuma berdiam diri dirumah. Semacam nggak ada niat jalan-jalan. Mengingat besoknya kami sudah harus pulang, mungkin nggak ada salahnya kalau hari ini digunakan untuk bersantai (baca : tidur) di rumah.

Ka Arif membelikan kami Tekwan (sejenis bakso, emmm mungkin) dan Pisang Gapit a.k.a Pisang Jepit a.k.a Pisang Bakar. Sambil menunggu Ka Arif datang, teman-teman dikamar, sementara saya nonton tv bersama Ka Eka. Kebetulan filmnya sedang seru, di channel apa saya lupa -__-

Filmnya adalah Angels and Demons


Sebenarnya ini film lama. Saya ulas sedikit disini.

2009
Columbia Pictures
Jenis: Thriller
Sutradara: Ron Howard
Pemain: Tom Hanks, Ewan McGregor, Ayelet Zurer, Stellan Skarsgård
Naskah: Daid Koepp & Akiva Goldsman berdasarkan novel karya Dan Brown
Sinematografi: Salvatore Totino
Musik: Hans Zimmer
Durasi: 134 menit
MPAA Rating: PG-13

Angels & Demons sebenarnya adalah prekuel dari novel kontroversial The Da Vinci Code, namun untuk versi film, Angels & Demons disihir menjadi sebuah cerita sekuel. Saya bukan pembaca kedua novel itu, dan secara pribadi Saya tidak suka The Da Vinci Code yang menghadiahkan nominasi Razzie sutradara terburuk bagi sineas kaliber oscar seperti Ron Howard. Namun, sukses besar juga tampak pada perolehan dollar The Da Vinci Code membuat tim sukses Hanks-Howard bersama penulis Koepp-Goldsman kembali ingin meraup keuntungan lewat Angels & Demons—dan semua seri Robert Langdon lainnya yang hak adaptasinya sudah dibeli.

Cerita Angels & Demons tidaklah sampai kontroversial menyebutkan seperti saat Yesus melakukan hubungan seks dengan Maria Magdalena. Justru pihak vatikan sendiri menyukai versi film ini. Lihat? Ron Howard-Tom Hanks sekarang membuat film yang aman. Penilaian kritikus terhadap Angels & Demons sangat beragam. Saya pribadi cenderung menyukai Angels & Demons. Ini merupakan perbaikan dari The Da Vinci Code. Karena film ini sudah enak ditonton—sementara Saya tidak nyaman menyaksikan prekuelnya—cerita investigasi vatikan dalam Angels & Demons jauh lebih cocok dijadikan sebuah film dibanding tour dunia Robert Langdon di film pertamanya.

Semua orang memang senang kontroversi dan konspirasi. Lagi, setelah Knowing, ini adalah kisah perselisihan antara agama dan ilmu pengetahuan. Angels & Demons mengenai misteri perang dingin Gereja Katolik melawan kelompok Illuminati. Sudah berabad-abad lamanya, pihak Gereja Katolik memerangi para ilmuwan semacam Galileo karena agama dan ilmu pengetahuan memang tidak bisa disatukan—Illuminati bisa saja memburu pihak gereja atau siapapun yang menghalangi mereka menciptakan dunia baru.

Seorang simbolis Professor Robert Langdon (Tom Hanks) mendapat panggilan dari polisi vatikan ketika ia sedang berenang. Ia ditunjukkan sebuah ambigram “Illuminati” untuk menarik perhatiannya (sekedar catatan: John Langdon, seorang penulis buku ambigram, adalah inspirasi Brown untuk tokoh Robert Langdon-nya itu). Itu mengenai misteri kematian Paus yang diduga berkaitan dengan Illuminati. Karena rasa ingin tahu yang besar ditambah kesempatan mendalami sejarah Illuminati dari arsip rahasia vatikan, Langdon menerima tawaran itu.

Kasusnya berkaitan dengan zat anti-matter yang mempunyai daya ledak besar disembunyikan dalam salah satu lokasi di vatikan sehingga mengancam keberadaan kota itu. Misteri menuntun Langdon dengan mengikuti gereja tempat empat calon Paus baru diculik dan dibunuh pada jam 8, 9, 10, 11 dengan petunjuk elemen ambigram “earth”, “air”, “fire” and “water” dan jam 12, zat anti-matter itu akan meledak. Dalam pemecahan teka-teki ini, dia didampingi oleh ilmuwan cantik Vittoria Vetra (Ayelet Zurer) dan diawasi oleh komandan Richter (Stellan Skarsgard) ketika pemilihan Paus baru dilakukan dengan pimpinan Cardinal Strauss (Armin Mueller-Stahl). Oh, Saya lupa, ada juga tokoh Camerlengo (Ewan McGregor) yang merupakan bocah kesayangan Paus.

Tentu saja, terlihat sangat cerdas bagaimana Dan Brown mengait-ngaitkan Illuminati dengan kasus bom vatikan ini. Kadang kala, itupun terasa…aneh, karena sepertinya hanya Langdon yang bisa memecahkan itu. Perencanaan super matang yang diselimuti leh tujuan yang…tidak kalah aneh. Dan kalau berbicara mengenai twist, kejutan itu sebaiknya bisa ditutup lebih matang lagi oleh cast directornya. Tidak perlu sebuah twist jika tidak bisa menutupinya dengan benar. Saya mengerti karena ini adalah adaptasi novelnya. Ada kala dimana saat di novel tampak heboh, tetapi di visual tampak konyol. Adegan cheating dalam Angels & Demons terlihat murahan—seperti yang Saya lihat dari adaptasi novel misteri And Then There Were None. Kalau Anda membuang semua pemikiran intelektual saat menonton dan tidak mencoba memprediksi apa yang terjadi—dengan kata lain, ikuti saja merasa dikejar jam demi jam yang dilalui Langdon—, Angels & Demons itu adalah sebuah thriller efektif.

Tokoh Langdon adalah seorang yang selalu memakai logika dan tidak percaya Tuhan. Dia berkata kepada Carmelengo di Vatikan, “Faith is a gift that I have yet to receive,” Tetapi dia mungkin adalah orang paling pintar di dunia jika kasus sudah mengenai misteri keagamaan. Vittoria datang karena bom rakitannya diculik seseorang misterius di laboraotium milik ayahnya. Dan Ayelet Zurer menggantikan posisi Audrey tautou sebagai partner wanita Langdon—sayang sekali Zurer kurang beruntung bisa satu poster dengan Tom Hanks seperti Tautou dalam The Da Vinci Code. Datang lagi tokoh-tokoh pendukung yang menjengkelkan seperti Carmelengo, Richter dan Strauss. Semuanya pintar di kepala, bodoh di mata. Pria Irlandia Ewan McGregor dipasang menjadi Camerlengo Italia???
Untuk film summer, Angels & Demons adalah sebuah guilty pleasure yang sangat menghibur. Lengkap dengan unsur pop dan adegan-adegan corny, tetapi ini adalah bagaimana seharusnya sebuah thriller itu menjadi efektif. Howard menciptakan atmosfir ketegangan dengan memainkan antisipasi penonton seperti yang ia lakukan untuk film kelas oscar-nya Frost/Nixon. Angels & Demons adalah sebuah fast-paced thriller. Bersiap saja untuk film The Lost Symbol atau mungkin lagi-lagi melihat Ron Howard mendapat nominasi Razzie tahun depan.

Karena sudah lama ingin mengulas tentang Angels and Demonds ini, saya mencari informasinya dulu diinternet, dan inilah yang menyebabkan saya lupa mengcopas alamat blog yang menulis sinopsis diatas -_-. Astaga, apapun nama blog itu, saya sangat-sangat berterima kasih dan memohon maaf yang sebesar-besarnya karena tidak mencantumkan nama blog Anda.

Intinya, film itu seruuuu! Kadang-kadang saya sampai kebawa suasana juga, teriak-teriak sendiri, haha.

Ka Arif datang, Tekwan ituuu yaa sejenis baksolah mungkin, ada pentol ikannya, bihun, kuah, sayur-sayuran, hanya saja kadang Tekwan ini ditemani dengan nasi.
tekwan 


Setelah kami menyantap Tekwan, lanjut dengan Pisang Gapit. Ini adalah pisang yang dibakar, kemudian disajikan dengan kuah dari gula merah dan santan (iya mungkin). Saya suka dengan ini. Kuahnya itu terbayang-bayang, gula merahnya kayaknya nggak terlalu kuat, itulah yang saya suka *ngiler*. Kebetulan saya nggak terlalu suka sama yang manis-manis.
pisang gapit emwuah muah


Lanjut nonton tv lagi, dan kali ini plus teman-teman. Film Angels and Demonds sudah berganti dengan Tron : Legacy.



Ini filmnya bagus sekaleeeeh! Sayang saya kurang suka endingnya. Ayahnya nggak bisa ikut pulang ke dunia lagi, hiks…

Film Tron : Legacy ini dibintangi oleh Jeff Bridges (Kevin Flynn/Clu), Garrett Hedlund (Sam Flynn), artis cantik Olivia Wilde(Quorra) dan Bruce Boxleitner (Alan Bradley/Tron). Film ini diproduksi oleh Walt Disney Pictrures dan LivePlanet.


Sam Flynn (Garret Hedlund), seorang anak yang ditinggalkan ayahnya Kevin Flynn (Jeff Bridges) secara misterius, membuatnya terobsesi menemukan sang ayah hingga ia berumur 27 tahun. Kekecewaan terhadap ayahnya membuat Sam menghabiskan waktu seumur hidupnya berkutat dengan komputer dan teknologi dunia virtual canggih. Kevin Flynn dikenal sebagai perancang video game terkemuka di dunia yang memiliki perusahan game Encom.

Saat ia mendapatkan sebuah sinyal dari pager lama milik ayahnya, ia berupaya mencari ayahnya sehingga tersedot ke dunia digital Tron yang dibuat ayah Sam. Di Tron, Sam dipaksa untuk bertarung seperti di dalam sebuah game melawan jagoan-jagoan dunia digital. Tiba-tiba wanita cantik bernama Quorra (Olivia Wilde) menyelamatkannya dan membawanya bertemu dengan sang ayah di tempat persembunyiannya yang sudah ia tinggali selama 20 tahun.

Saat bertemu dengan ayahnya, Kevin mengaku terjebak di dunia virtual buatannya dan harus bertarung dengan kembaran virtual ayahnya, Clu, yang awalnya diprogram untuk membantu mengembangkan dunia itu dan berubah menjadi jahat saat ia menginginkan untuk menguasai dunia luar.

Namun, Clu semakin kuat dengan pasukan tentara virtual yang berhasil dibuatnya dan diprogram untuk melawan Kevin sang penemu dunia itu. Dengan dibantu Quorra, Sam, dan Kevin berusaha melawan Clu dan pasukannya untuk bisa lolos dari Tron dengan kendaraan dan senjata yang belum pernah diciptakan dengan teknologi canggih.

Tron Legacy merupakan film petualangan 3D teknologi tingkat tinggi dengan seting dunia digital besutan sutradara ternama Joseph Kosinski. Film garapan Walt Disney ini merupakan film lanjutan dari seri pertamanya yang dirilis pada tahun 1982 dengan judul Tron dan dibintangi juga oleh aktor peraih Oscar Jeff Bridges.

Penasaran bagaimana Sam, Kevin, dan Quorra berhasil lolos dari kejaran Clu dan pasukannya serta aksi teknologi canggih yang disuguhkan film ini? Bagi pecinta film, karya petualangan fantasi ini wajib ditonton. Film ini bisa Anda nikmati di bioskop-bioskop di Tanah Air mulai tanggal 17 Desember 2010. (Vin)


Film ini direlease pada desember 2010 dan menjadi 
film box office 2010. Dan film ini mendapatkan nominasi piala oscar 2011 untuk kategori best visual effect.

Homepage
- http://disney.go.com/tron

Pemain :
- Jeff Bridges, Garrett Hedlund, Bruce Boxleitner, Olivia Wilde, Michael Sheen, James Frain

Produksi :
- Walt Disney Pictures

Sutradara :
- Joseph Kosinski

Jenis Film :
- Fantasy

Produser :
- Sean Bailey, Jeffrey Silver, Steven Lisberger


sumber : liputan6.com

Setelah film Tron : Legacy ini habis, lanjut lagi dengan Ice Age. Nah, saat itu, entah kenapa angin terasa sepoi-sepoi, bantal terasa enak dari biasanya, dan mata saya berat sekali. Teman-teman saya sudah masuk ke kamar terlebih dahulu, tepar. Saya langsung bergabung dan tepar bersama. Akhirnya, tidur siang pertama di Kotabaru..

Sekitar jam 4 atau jam 5 sore (maklum lupa), saya bangun dan kemudian membangunkan teman-teman. Rencananya sore ini akan berangkat ke masjid karena besok Nisfu Syaban.

Tak lama, teman-teman, Tante, Ka Arif dan Ka Isan berangkat dengan menggunakan mobil. Sementara Om saya ke langgar didekat rumah. Saya dan Ka Eka tinggal dirumah, nunggu rumah, haha.
Setelah sekitar habis Isya, mereka datang. Ka Isan langsung menghampiri saya dan Ka Eka di ruang tv.
“Eh, suami datang dari masjid looo, ayo salim.”, katanya dengan kocak sambil menyodorkan tangan ke Ka Eka. Setelah itu menyodorkan tangan ke saya juga.
“Ini baru datang dari masjid, masih bau surga, ayo sini peluk siniii”, katanya lagi. Nggak penting ya. Haha.

Kemudian Ka Isan duduk disamping Ka Eka. Ada beberapa percakapan pasutri ini yang menarik perhatian saya.
“Kenapa?”, Ka Isan menatap Ka Eka.
“Kedinginan”, sahut Ka Eka.
“Waaaah”, Ka Isan memegang perut Ka Eka, “hamil yaaaa?”.

Jleb. Ini teori dari mana kedinginan = hamil. Kalau begitu, orang-orang dibawah umur a.k.a belum nikah pun, sudah bisa dikategorikan sebagai hamil right? Ini sungguh ngaco. Saya jadi khawatir, jangan-jangan kalau saya kedinginan, ada anak di dalam perut saya, sungguh mengerikan, anak siapa itu, hiiiii.

Ah sudahlah.

Selesai berganti baju, teman-teman saya ikut nimbrung nonton tv. Ternyata setelah liat-liat di twitter, Fitri mengatakan bahwa akan ada Kakak-kakak kelas kami di Smaven yang masuk acara tv beken. Katanya, mereka yang tergabung dalam Forum Pelajar Indonesia itu, akan menonton Opera Van Java secara live.

Dan kebetulan lagi mantengin tv, segeralah diganti channel. Kebetulan juga OVJ siaran langsung. Benar-benar ribut sendiri didepan tv ketika kamera men-shoot ke arah penonton di studio. Histeris sendiri. Heran ya, padahal bukan diri sendiri yang masuk tv. Kakak-kakak sepupu saya sampai tertawa melihat kelakuan kami.

Dan ternyata setelah melotot teliti di depan tv, terlihatlah wajah Ka Ahmad, Ketua Osis Smaven.On fire sekali berdadah-dadah ke arah kamera. Selamat ya Ka, wajahnya keliatan 100%. Lumayan deh bisa masuk tv, haha.
Sementara Kakak kelas yang lain tak terlihat. Entahlah, sekilas semuanya terlihat sama dengan baju kaos putih yang seragam -_-

Karena rasa penasaran sudah tuntas, kami makan-makan cemilan sambil nonton tv dengan rileks.

Setelahnya emmmmm saya lupaa -___________-

Tante saya suda mewanti-wanti sebelum tidur, “Besok jangan kesiangan ya. Jam 4 kita sudah sahur. Bis berangkat jam 7, siap-siap”.

Kemudian, malam itu tak seindah malam-malam kemarin. Malam itu adalah malam terakhir di Kotabaru….

To Be Continued….
Wassalam



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...