June 18, 2012

Snow White and The Huntsman.

Assalamualaikum Wr. Wb.
Minggu kemarin, adik saya sedang ngebet-ngebetnya ke Duta Mall. Mumpung ada Kaka Arif dan hasrat nonton juga sedang on fire, sepakatlah kami untuk pergi kesana.

Saking paginya kami datang, XXI saja masih tutup. Akhirnya, berbeloklah ke Amazone. Akhir-akhir ini nampaknya saya doyan ke Amazone ya..

Disana sempat terjadi insiden, yang membuat kami hanya melongo berdiri selama setengah jam.
Tak perlulah itu diungkit, haha.

Setelah sekitar 1 jam berada di Amazone, kami menuju XXI lagi. Yang Alhamdulillah yaah sesuatu sudah buka. Masuk ke dalam, langsung disuguhi berbagai macam poster film.

Memilih film saat itu harus benar-benar cerdas. Salah-salah, uang 40.000 bisa hangus begitu saja.
Dan tentu saja, karena sudah menonton cuplikannya di salah satu stasiun TV, saya langsung tertarik dengan Snow White and The Huntsman.

Sementara itu keputusan berada ditangan adik saya, yang sempat ragu-ragu antara Sule I need you *kalau nggak salah* dan Snow White ini.
Setelah komat-kamit dalam hati, adik saya akhirnya memutuskan untuk memihak pada Snow White!
Fiuuuuh, benar-benar melegakan.



Setelah tetek bengek membeli tiket, pop corn, orange juice, dan air mineral, kami menghampiri mbak-mbak penghuni studio 1. Si mbak menyobek-nyobek mulut adik saya. Maksudnya, menyobek pinggiran tiket.

Kami masuk dan mencari tempat duduk. Adik saya, nampak takjub. Maklum yes, baru sekali ini masuk bioskop. Jadi, kata takjub disitu mengandung arti "ndeso" hanya saja dengan bahasa halusnya.

Tak lama, film dimulai.


Penasaran? Saya ada sedikit sinopsis dan beberapa gambarnya.


Sinopsis Film Snow White and The Huntsman




Dongeng tentang kecantikan Snow White akhirnya di angkat dalam film. Alur ceritanya sama dengan dongeng yang pernah kita dengar semasa kecil. Cerita dengan tokoh Ibu Tiri yang kejam, Pangeran tampan, dan 7 kurcaci yang suka menolong. Hanya saja pada film ini ditambahkan 2 aktor yang mendominasi yang membuat jalan cerita [agak] lain. Aktor tersebut adalah Huntsman (pemburu) dan Adik lelaki dari Ibu Tiri yang bernama Finn.

Awalnya, Ayah Snow White adalah seorang raja yang adil dan bijaksana. Rakyat makmur dan sejahtera dibawah kekuasaannya. Suatu hari, Ibu Snow White meninggal dunia, Snow White sangat terpukul. Selang beberapa lama, segerombolan tentara hitam menyerang kerajaan secara misterius. Perang pun terjadi dan kerajaan Ayah Snow White menang. Setelah perang, Ayah Snow White menemukan seorang wanita sangat cantik yang menjadi tawanan perang, terpesona dengan kecantikannya, Raja memperistri wanita tersebut. Wanita itu bernama Revenna.

Terbujuk oleh kecantikannya, ternyata Revenna adalah wanita yang sangat kejam. Raja dibunuh pada malam pertama pernikahan mereka. Kerajaan diambil alih oleh tentara Revenna yang jahat, dalam usahanya ini, Revenna dibantu oleh adik laki-lakinya, Finn. Alhasil, Revenna menguasai kerajaan dan menjadi ratu. Snow White dikurung di menara yang sangat tinggi dengan kamar yang kotor dan sempit hingga Ia dewasa.

Revenna adalah wanita yang menomorsatukan kecantikan. Dia melakukan segala cara agar menjadi wanita tercantik di dunia. Sampai suatu saat, Revenna sadar bahwa kecantikannya tak akan berlangsung lama. Satu-satunya cara agar Ia tetap muda adalah dengan memakan jantung Snow White.

Mengetahui hal itu, Snow White kabur dari menara dan melarikan diri ke hutan. Hutan yang sangat misterius dimana setiap orang yang datang akan mati. Tidak untuk Snow White, Ia berjuang sekuat tenaga agar bisa lari dari kejaran Ibu Tirinya. Tentara Revenna menyerah saat tahu Snow white lari ke hutan, mereka ketakutan. Akhirnya Revenna menyuruh Finn untuk mencari orang yang paham benar dengan hutan tersebut, dipanggillah seorang duda pemabuk yang baru kehilangan istri tercintanya, Dialah The Huntsman. Huntsman ditugaskan oleh Revenna untuk mencari Snow White ke dalam hutan dengan iming-iming akan menghidupkan kembali istrinya yang sudah meninggal. Huntsman menyanggupi.

Di hutan, akhirnya Huntsman berhasil menemukan Snow white. Tapi Huntsman kecewa saat tahu bahwa iming-iming Revenna untuk menghidupkan istrinya hanyalah kebohongan. Huntsman akhirnya berbalik membela Snow White dan mengajaknya berlindung lebih jauh ke dalam hutan.

Di hutan, mereka bertemu monster jahat, sekumpulan istri dan anak perempuannya yang ditinggal pergi suaminya untuk berperang. Selanjutnya mereka bertemu 7 kurcaci yang memberi mereka tempat tinggal. Selain bertemu kurcaci, mereka juga bertemu kawan lama Snow White saat masih kecil, Pangeran William. Mereka melakukan strategi dan bersumpah agar bisa mengalahkan Ratu yang sangat jahat, Revenna.


Kelompok mereka melakukan perjalanan jauh menuju kerajaan pasukan Ayah Snow White, yang notabene kerajaan Pangeran William. Di perjalanan, Revenna menyamar sebagai Pangeran William dan meracuni Snow White dengan apel sihir sehingga Snow White mati. The Huntsman, Pangeran William (yang asli) serta ke-6 kurcaci (di tengah cerita akan ada satu kurcaci yang tewas dipanah pasukan Finn) segera membawa "mayat" Snow White ke kerajaan. Seperti dalam dongeng, Snow White akan hidup jika mendapat ciuman dari Pangeran. Anehnya, Pangeran William telah mencium bibir Snow White namun Snow White belum juga hidup. Namun saat The Huntsman mencium bibir Snow White, Snow White hidup kembali dengan semangat membara hendak mengalahkan kekejaman Revenna.


Setelah melakukan berbagai persiapan, Snow White dan pasukannya siap melawan kerajaan Revenna yang penuh sihir dan trik. Pintu gerbang dibuka oleh keenam kurcaci sehingga pasuka Snow White bisa memasuki kerajaan tempat Ia dibesarkan tersebut. 

Thanks to : this blog











yang ditengah, kalau nggak salah, William
Pictures from Google.




Film berakhir dengan skor seri. Maksudnya, film berakhir dengan saya yang masih terngiang-ngiang dengan wajah William. 
Turun kebawa, nyari makan. Selesai makan, melesat ke Bread Life.
Finally, ke parkiran dan yaaa namanya juga minggu, niscaya parkiran penuhnya ngujubileh.

Saya hampir nggak berani masuk ke Gramedia karena takut tergoda. Beberapa waktu lalu saya ke Gramedia dan membeli sebuah buku dari Gagas Media berjudul SEMPURNA. Nah, di Gramedia, ada banyak buku baru, bahkan ada 3 buku baru karya Tere-liye. Itulah, saya takut kalau-kalau menyambar salah satu buku yang sedang saya incar. Siapa yang tahu sesudah keluar dari Gramedia saya nggak bisa makan?

Penasaran dengan Snow White and The Huntsman
Ingat kata pepatah 'Kejarlah film Anda sampai ke bioskop'
Oke, pepatah ini menyesatkan. Intinya, kalau penasaran, segeralah nonton!

Nggak punya uang? Plis deh, jaman sekarang getooh. Bisa nyicil dari uang saku. Cemungut eap.  

Akhir kata, bersegaralah nonton!
Wassalam.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...