May 20, 2012

Syalala~


Assalamualaikum Wr. Wb

Kemarin malam, pas ngumpul-ngumpul sama keluarga besar yang baru datang dari Kotabaru, entah kenapa pembicaraan yang tadinya nostalgila keluarga, berubah arah menjadi jurusan kuliah.

Yahaha. Saya rada sensitif dengan topik ini. 
"Nanti mau lanjutin kemana?", Tante menoleh ke arah saya.
Saya diam. Mampus yah. Saya masih galau mau masuk mana dengan jurusan apa -_-

Dulu-dulu sih maunya kedokteran, seluruh keluarga besar sudah tau. Dan otomatislah Tante menjawab lagi pertanyaannya sendiri, "Kedokteran kan ya?"

Saya sekali lagi, dengan muka bego, hanya menampilkan senyuman hambar.

"Keslink bagus juga.", Mama tiba-tiba menyahut.

"Tapi kalau dibandingkan sama analis, masih bagus analis", seru Ka Arif.

Sementara saya, yang tadi jadi korban pertanyaan menggalaukan hanya terdiam. Dibenak saya silih berganti jurusan yang saya minati.

"Nah, jadi analis aja deh", seru entah siapa.

Saya, rada gondok juga, akhirnya menanggapi pembicaraan itu, "Teknik Perminyakan aja deh!"

Singggggggg. Hening.

Hanya Kaka Arif yang tiba-tiba meninju udara dan berkata dengan mulut penuh chicken katsu, "Benar sekali itu! Aku kalau S2 nanti mau ke Teknik Perminyakan juga!", sambil melirik Mamanya.

"Dimana kuliahnya?", ujar Tante.

"ITB", sahut saya dan Ka Arif bersamaan.

"Bandung? Kejauhan", sahut Tante lagi.

Akhirnya, setelah beberapa detik hening, dan Kaka Arif kembali melanjutkan makannya, obrolan kuliah-kuliahan itu selesai tanpa ending yang jelas.

-----------------

Saat posting ini, saya mendadak mikir. Saya sudah berkali-kali memikirkan ini. Bahkan sejak SMP. Tentang jurusan kuliah ini.

Tapi nyatanya, meskipun saya bersemedi sekian lama, tampaknya saya memang masih tak bisa mengambil keputusan. Saya labil :'

Ehem. Ini skema saya dari SMP sampai sekarang
Kedokteran ---- Arsitek ---- Kedokteran ---- Teknik Lingkungan ---- Kedokteran/Kedokteran Gigi ---- Kedokteran/Kedokteran Gigi/TL ---- Teknik Perminyakan/Kedokteran

Labil asli.

Setelah dulu-dulu saya sudah lumayan puas dengan searching-searching seputar kedokteran, hari ini saya nekat searching tentang Teknik Perminyakan.

Dan saya mendapat beberapa informasi tentang jurusan kuliah yang satu ini. Hasil copas dari (sini)

Apa Itu Teknik Perminyakan ?
Teknik Perminyakan adalah bidang ilmu teknik yang mempelajari bagaimana terbentuknya minyak dan gas bumi di dalam perut bumi, dan mencari tahu berapa banyak jumlah cadangan yang ada untuk selanjutnya dapat diambil dan diproduksi dalam bentuk crude oil ataupun gas alam. Dengan semakin berkembangnya industri energi, maka panas bumi juga termasuk di dalam lingkup Teknik Perminyakan.
Tugas dari seorang sarjana Teknik Perminyakan adalah untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi yang meliputi: mencari dan menentukan lapangan minyak, penghitungan cadangan, penentuan titik bor, aktifitas pemboran, produksi, dan lain-lain. Pada proses produksi, yang dipelajari adalah bagaimana cara memproduksi fluida agar dapat sampai kepermukaan, dan juga memperkirakan teknologi-teknologi apa saja yang akan diterapkan ketika sudah membangun sebuah sumur. Sedangkan teknik pemboran digunakan untuk mendesain dan mengebor lubang sumur setelah mengetahui titik lokasi yang akan di bor.


Apa yang Dipelajari di Teknik Perminyakan ?
Ilmu terapan yang dipelajari dalam Teknik Perminyakan adalah ilmu mengenai ekstraksi (eksplorasi dan eksploitasi) minyak, gas bumi, dan juga panas bumi dari berbagai sisi yaitu sisi reservoir, penilaian formasi, pemboran, produksi, dan juga pengolahan sampai masalah ekonomi perminyakan. Selain itu juga dipelajari tentang aplikasi prinsip-prinsip ilmu teknik, manajemen, dan ekonomi dalam perencanaan, produksi, serta transportasi sumber daya alam (minyak dan gas bumi).


Prospek Lulusan Teknik Perminyakan
Lulusan Teknik Perminyakan dapat bekerja di berbagai bidang antara lain adalah :
1.   Bidang Perminyakan (Pertamina, Conoco Phillips, VICO Indonesia, Exxon Mobil, Chevron Pasific Indonesia, Total Indoensia, Sclumberger, Medco Energy, dll)
2.   Bidang pemerintahan dan lembaga penelitian (Departemen Pertambangan dan Energi, Ditjen. Minyak dan Gas Bumi, Ditjen. Geologi dan Sumber Daya Mineral, BP Migas, dll. Pada lembaga penelitian, lulusan teknik perminyakan dapat bekerja di LIPI, Lemigas, BPPT, dll
3.   Perusahaan pengadaaan barang penunjang industri perminyakan dan pertambangan
4.   Akademisi (dosen atau peneliti di perguruan tinggi negeri maupun swasta)
5.   Lain-lain (Bank, perusahaan asuransi (pemerintah/swasta), dan wiraswasta)


Dan tampaknya, prospeknya cerah.
Entahlah, mungkin saya harus meminta pendapat ortu, kemudian istikharah.


Sekian, Wassalam.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...