May 20, 2012

Hachiko






Hachiko.

Hachiko adalah sebuah film yang menceritakan seekor anjing yang sangat setia kepada tuannya. Film yang di produksi oleh Sony Picture ini, mengangkat cerita hachiko ini berdasarkan cerita nyata yang terjadi di Jepang.
Di tengah perjalanan,ke sebuah rumah di Amerika Serikat, keranjang tempat membawa Hachi terjatuh di stasiun tanpa ada orang yang melihatnya.
Hachi kecil kemudian menghampiri Parker Wilson (Richard Gere), seorang profesor, pengajar musik di sebuah universitas yang hendak pulang ke rumah.
disitulah awal pertemuan antara Hachi dan mr. profesor.
Hachi selalu mengantar dan menjemput tuannya dengan setia selama bertahun-tahun.
hingga suatu saat sang profesor mengalami serangan jantung mendadak ketika dia sedang mengajar. Semua keluarga, juga para teman-temannya profesor sangat bersedih atas kematiannya, namun Hachiko yang tidak mengerti bahwa majikannya telah tiada tetap menunggu dengan setia di depan stasiun, selama sembilan tahun sampai akhir hayatnya.

Sumber : (ini)

Pertama mengetahui film ini dari sahabat-sahabat tercinta, kalau nggak salah kelas 9 SMP.
Kata Deby dan Fitri yang sudah nonton duluan, filmnya suangat sedih. Sampai-sampai Fitri yang biasanya kurang sentimentil a.k.a tidak mudah menangis saat menonton film, saat itu ikut meneteskan air mata. Sangat berkebalikan dengan saya ._.

Walhasil, penasaranlah kami. Film macam apakah yang mampu membuat si dodol satu itu menitikkan air matanya?

Akhirnya, kami sepakat untuk nonton bersama di rumah Deby, sepulang sekolah. Hari jum'at kalo nggak salah -_-

Setelah Dini, Ayu, Fitri, Saya tiba dirumah Deby, kami langsung masuk ke kamarnya, dan nonton disana.
Awal-awal terlihat seru sekali. Apalagi saat menyaksikan keakraban Hachiko dengan majikannya. Dan kami masih sibuk makan cemilan.

Sampai akhirnya.....
Ajal menjemput, bumi gonjang-ganjing. Wayang-wayang berhamburan.

Maksud saya, ajal menjemput sang majikan disaat ia sedang mengajar. Hachiko, yang tak tau apa-apa, tetap menunggu di pintu stasiun. Menjemput majikannya seperti biasa. Tak mengerti sama sekali tentang kematian.

Dan inilah yang membuat saya menangis bercucuran air mata.
Deby bahkan histeris meneriakkan satu kata berulang-ulang, "Liat! Hachikonya kotor! Kasiaaaan"

Sungguh Deby benar saat itu. Dan raungan Deby membuat seisi kamar menangis terisak.
Kecuali Fitri.

Kampret sekali anak satu ini. Disaat kami sedang sibuk menyeka air mata, ia malah sibuk berlari ke arah pintu kamar, memperhatikan wajah-wajah kami, kemudian mengikik geli. Seandainya saya tidak sedang menghayati film, niscaya bantal akan terbang ke wajah Fitri dan membuatnya terjengkang di tangga. Mungkin.

Hachiko, adalah tipe anjing yang tak mau bermain lempar-tangkap bola seperti kebanyakan anjing lainnya. Sehingga kadang-kadang majikannya gemas.

Tetapi di hari-hari terakhir sebelum majikannya meninggal, Hachiko bersedia mengambil bola yang dilempar majikannya.

Itulah. Penyesalan selalu datang terlambat. Setidaknya, hari itu, Hachiko telah membuat majikannya tersenyum.

Dan penantiannya selama 9 tahun, adalah hal yang paling mengharukan. 9 tahun!
Sampai ajalnya menjemput.

Asli :''''''

Karena sibuk bercucuran air mata, kami pulang dengan mata bengkak.

Lihat bukan? Anjing saja menjaga kesetiaannya. Kasih sayangnya tak terhingga. Tak peduli apapun, ia akan selalu menunggu majikannya kembali. Ia percaya.... Selalu percaya.....
Hingga ajal menghentikan penantiannya.
















patung Hachiko

*sedang mengingat-ingat lagi jalan ceritanya*
*sedang terharu*

Wassalam.

Ps : Anda belum nonton? Segeralah! Sebelum Anda penasaran mati-matian.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...