April 16, 2012

SMPN 3 Banjarmasin.

Tadi siang ke SMP 3 tercintah dengan Dini, Fitri, Eno karena ada acara kumpul akbar satu angkatan. Aaaaah sudah lama rasanya tidak bertemu Eno. Micu plen.
Si Ayu tidak ikut karena aaah karena sesuatu lah. *kasiannya ikam Yu*

Pertama datang sudah disambut dengan satpam sekolah, Mr. Foh.
Dan ada Bapa Isa. Very micu Pa :')
Masuk lewat tengah, pengawas harian, aah tidak banyak berubah setelah hampir setahun meninggalkan sekolah ini.

Banyak sekali yang datang. Masing-masing bercerita tentang sekolahnya yang sekarang, tapi tetap saja yang keluar adalah perbandingan antara SMP 3 yang dulu dan yang sekarang.

"Pur, lewat sini yuk. Pengin ngeliat kantin", kata Eno.
Akhirnya kami menuju kantin, dan mulailah shock.
Demi apapun kantinnya berubah 100%
Sayang saya nggak punya foto beforenya.

Ini penampakan afternya.



 Dan *ehem* untungnya, kantin ini tutup syemuanyaah! Padahal lagi kepengin memantau bagaimana keadaan saat kantin ini buka.
Baiklah, mungkin lain kali.

 Sebenarnya malaaaas sekali mengambil foto makhluk berdua ini. Tapi mereka tetap ngotot.





 Nahhh ini relief yang ada disekitar kantin.
Bagus yaaa. Banyak kemajuan. Tapi kenapa baru setelah kami lulusssssssss?!


 Ini lantai sekitar kantin. Heyhoooo Ayuuuuu, ini yang dulunya cuma coran semen sekarang jadi begini loh. Enak deh lesehan di lantainya, haha.


Dan ini, perhatikan dengan baik dan benar.
Baiklah, ini apa maksudnya ada kipas angin dikantin?
Begini mungkin, Saat berdesak-desakan para siswa tidak akan mati kepanasan.
Satu kipas angin? Nggak ada pengaruhnya hey. Malah menurut saya sedikit mubazir, mendingan pindahin ke kamar saya.
Dan saya baru sadar ada kipas angin ini menjelang pulang, haha.

Selain itu, lapangan pun mengalami kemajuan, tapi saya nggak sempat foto-foto, maklum, horang sibukk.
Sempat liat-liat wc-nya juga, nggak banyak kemajuan juga, yang aneh itu palang didepan wc
Begini kira-kira tulisannya
"HARAP SEPATU DILEPAS! Kecuali picak."
yang terakhir itu ditulis dengan spidol, tampaknya oleh siswa-siswa yang iseng. Maaf, kreatif maksud saya.

Dari keseluruhan, kantin adalah tempat yang mengalami kemajuan terpesat.

Sekarang, saya rindu Bapa Tatam.
Sempat coba-coba absen sidik jari juga, siapa tau masih bisa.
Eh ternyata, jawaban mbak-mbak tukang absen adalah "Silahkan coba lagi
Jadi gitu sekrang? Alumnus dihapus gitu? Dilupakan?
Oh sudahlah.

Dan sekarang saya rindu dengan Bapa Ridha.
Awalnya Bapa Ridha tidak ada dimanapun, entahlah.
Tiba-tiba beliau muncul dari arah tangga, kami pun segera berlarian kesana.
Hahaha, Bapa yang satu ini tetap ganteng. Yaaa seperti biasa *ehem*

Eh ngomong-ngomong saya baru sadar saat mengetik postingan ini, Ibu Elis, guru Bahasa Inggris yang lumaya- galak-tapi-ngangenin itu nggak keliatan sama sekali batang hidungnya. Kemana ya -____-

SMP 3 sekarang juga berdasi dan lepas topi. Sekali lagi yaaa lepas topi. Bapa Tatam T-T
 

Baik, postingan ini saya persembahkan khusus untuk teman saya yang tertinggal si Raka Ayu Safitri.

NB : sayang sekali tidak ada paman bakso, padahal niat awalnya pengin makan itu dan take foto si bakso menggoda untuk menggalaukan Ayu. Niat buruk akan berakhir buruk juga ya ternyata, hehe.
Jangan ditiru.

Ayu, much love dari kami.
Silahkan bergalau ria.
Wassalam. 

Ini blognya Ayu, silahkan mampir : http://jurnalkuayusafitri.blogspot.com/
*baiknya aku yu*

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...